Tantri Kotak Akui Syok dan Trauma Dipeluk Penonton Saat Manggung

Tantri Kotak
Musisi Tantri Kotak (Foto: Net)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Vokalis band Kotak, Tantri Kotak akhirnya menceritakan insiden mengejutkan yang dialaminya saat tampil dalam acara Syukuran Nelayan di Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Di penghujung penampilannya, seorang pria tak dikenal tiba-tiba naik ke atas panggung dan langsung memeluknya. Peristiwa yang terjadi pada 22 Juli 2026 itu sontak membuat suasana menjadi tegang.

Beruntung, petugas keamanan dan kru panggung bergerak cepat sehingga pria tersebut berhasil diamankan sebelum situasi berkembang lebih jauh.

Tantri mengaku sama sekali tidak menyangka ada penonton yang nekat menerobos pengamanan hingga berhasil naik ke atas panggung.

“Jadi kemarin pas akhir setelah perform Kotak, tiba-tiba ada satu laki-laki yang dia mungkin over-excited ya, dan mungkin dalam kondisi yang sedikit tidak sadar. Jadi dia tiba-tiba naik ke atas panggung, terus langsung memeluk,” kata Tantri saat ditemui di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

BACA JUGA  Plt Bupati Sidoarjo Resmikan Lomba Karnaval HUT RI ke-79

Menurut Tantri, momen tersebut berlangsung sangat cepat. Saat itu dirinya baru saja menyelesaikan penampilan sehingga masih belum sepenuhnya menyadari situasi di sekelilingnya.

“Cuma ya itu, karena aku baru banget selesai, jadi masih kayak sadar nggak sadar juga pas balik badan. Eh kaget gitu. Jadi untungnya memang ada teknisi ku yang memang cepat gitu menghalau si Mas itu,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima dari tim di lapangan, pria yang memeluk Tantri diduga berada di bawah pengaruh minuman keras.

Dugaan tersebut muncul karena pelaku terlihat tidak sepenuhnya sadar saat diamankan aparat kepolisian. Bahkan, ketika dibawa petugas, pria itu masih sempat tersenyum sambil mengaku sebagai penggemar Tantri.

“Mungkin diduga tidak sadarkan diri, bukan tidak sadar apa ya, dalam pengaruh minuman keras mungkin ya. Jadi gak sadarlah gitu. Pas katanya sih, kata tim aku waktu pas lagi dibawa sama polisi, dia masih cengar-cengir, ‘Saya teh fans-nya,’ sambil cengar-cengir tapi sambil ya, nggak sadar,” tuturnya.

BACA JUGA  Bupati Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Asahan

Meski insiden tersebut telah berakhir, Tantri mengaku baru benar-benar menyadari besarnya risiko setelah melihat rekaman video yang beredar di media sosial.

Pengalaman itu membuatnya lebih waspada saat tampil di atas panggung.
Pelantun lagu Beraksi tersebut menyebut kejadian itu menjadi pelajaran penting bagi dirinya maupun seluruh tim agar lebih memperhatikan aspek keamanan dalam setiap penampilan.

“Ya dibilang trauma sih ini mungkin jadi salah satu pelajaran buat aku sama tim juga. Gak bisa sembarangan, harus lebih ekstra hati-hati di atas panggung, gak bisa sembarangan orang naik yang memang bukan bagian dari kita, gitu. Karena memang menghindari hal-hal seperti itu,” tegas Tantri.

Insiden yang menimpa Tantri Kotak menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan dalam setiap konser maupun pertunjukan musik. Pengamanan yang ketat tidak hanya melindungi para musisi, tetapi juga memastikan keselamatan kru dan seluruh penonton yang hadir sehingga acara dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.(04)