BALI, SUDUTPANDANG.ID – Dua petenis Indonesia, Muhamad Rifqi Fitriadi dan Rafalentino Ali Da Costa, sukses melaju ke babak kedua nomor tunggal seri pertama ITF M15 Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2026 di Bali setelah memenangi pertandingan pembuka mereka, Rabu (22/7/2026).
Hasil positif tersebut menjadi awal yang menjanjikan bagi tuan rumah dalam turnamen tenis internasional yang digelar di Bali National Tennis Center, kawasan ITDC Nusa Dua. Namun, tiga wakil Indonesia lainnya harus menghentikan langkah lebih awal setelah tersingkir pada babak pertama.
Muhamad Rifqi Fitriadi yang menempati unggulan keempat tampil meyakinkan saat menghadapi petenis India Hitesh Chauhan. Rifqi berhasil mengendalikan permainan sejak awal hingga menutup pertandingan dua set langsung dengan skor 6-4, 6-1.
Kemenangan tersebut memastikan Rifqi melangkah ke babak kedua sekaligus menjaga peluang Indonesia untuk meraih hasil terbaik pada seri pembuka ITF M15 Bali 2026.
Sementara itu, kejutan datang dari petenis muda Indonesia Rafalentino Ali Da Costa. Setelah berhasil lolos dari babak kualifikasi, Rafalentino kembali menunjukkan performa impresif dengan menyingkirkan petenis India Kabir Hans melalui pertandingan sengit selama tiga set.
Rafalentino merebut set pertama dengan skor 7-5, namun kehilangan set kedua 4-6. Meski demikian, petenis muda tersebut mampu bangkit pada set penentuan dan mengamankan kemenangan 6-3 untuk memastikan tiket ke babak kedua.
Keberhasilan Rafalentino menjadi salah satu sorotan karena ia harus melewati babak kualifikasi sebelum tampil di babak utama. Penampilan konsisten tersebut menunjukkan perkembangan positif petenis muda Indonesia di level internasional.
Di sisi lain, perjuangan tiga wakil Indonesia lainnya harus terhenti pada pertandingan perdana.
Gunawan Trismuwantara, yang juga lolos melalui babak kualifikasi, memberikan perlawanan sengit kepada unggulan pertama asal Korea Selatan, Sanhui Shin. Namun, Gunawan akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 5-7, 3-6.
Nasib serupa dialami Anthony Susanto. Petenis yang mendapatkan fasilitas wildcard itu gagal mengembangkan permainan saat menghadapi petenis Australia Sam Ryan Ziegann dan menyerah dua set langsung dengan skor 1-6, 2-6.
Sementara itu, petenis muda Ethan David Zapp juga belum mampu membendung permainan unggulan kedua asal Jepang, Hikaru Shiraishi. Ethan harus mengakhiri pertandingan dengan kekalahan 1-6, 0-6.
Dengan hasil tersebut, Indonesia menyisakan dua wakil pada nomor tunggal yang masih berpeluang melangkah lebih jauh pada seri pertama ITF M15 Bali 2026.
Tak hanya tampil apik pada nomor tunggal, Muhamad Rifqi Fitriadi juga mencatat hasil positif di nomor ganda.
Berpasangan dengan petenis Filipina Francis Casey Alcantara, yang merupakan unggulan ketiga, Rifqi berhasil melaju ke babak perempat final setelah mengalahkan pasangan Indonesia Lucky Candra/Tegar Abadi dengan skor 6-4, 6-1.
Kemenangan tersebut menjadikan Rifqi sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil menembus babak delapan besar nomor ganda pada seri pembuka ini.
Sementara itu, tiga pasangan lain yang melibatkan petenis Indonesia harus mengakhiri perjuangan mereka pada babak pertama.
Pasangan Gunawan Trismuwantara/Ethan David Zapp gagal melewati unggulan kedua asal Jepang, Ryuki Matsuda/Ryotaro Taguchi.
Kemudian, Rafalentino Ali Da Costa yang berduet dengan petenis Jepang Eito Komada juga harus mengakui keunggulan pasangan Australia Jack Bruce-Smith/Stefan Storch.
Adapun pasangan Anthony Susanto/Yuttana Charoenphon (Thailand) turut tersingkir setelah kalah dari pasangan Alexander Chang/Tanapatt Nirundorn.
Sebelumnya, Indonesia menurunkan enam wakil pada babak utama seri pertama ITF M15 Bali 2026.
Muhamad Rifqi Fitriadi dan Anthony Susanto langsung lolos ke babak utama. Sementara itu, tiga petenis tuan rumah, yakni Gunawan Trismuwantara, Ethan David Zapp, dan Rafalentino Ali Da Costa, berhasil mengamankan tempat melalui babak kualifikasi.

Turnamen Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2026 kembali digelar di Bali sebagai bagian dari kalender kompetisi internasional Federasi Tenis Internasional (ITF). Tahun ini, penyelenggara menggelar total tujuh seri sepanjang Juli hingga Desember 2026.
Seri pertama berlangsung pada 20–26 Juli 2026 di Bali National Tennis Center, kawasan ITDC Nusa Dua, dengan total hadiah sebesar 15.000 dolar Amerika Serikat.
Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang penting bagi para petenis untuk mengumpulkan poin peringkat dunia sekaligus mengasah kemampuan menghadapi persaingan internasional.
Bagi Indonesia, penyelenggaraan turnamen di kandang sendiri juga menjadi kesempatan emas untuk memberikan pengalaman bertanding bagi para petenis muda agar mampu bersaing di level profesional dan meningkatkan prestasi tenis nasional di masa mendatang.(09/AGF)









