Betrand Peto Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Dugaan Penganiayaan

Betrand Peto
Penyanyi Betrand Peto (Foto: Net)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Penyanyi Betrand Peto memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam laporan dugaan penganiayaan yang dibuat Winda Hatami Aghdan alias Bebby Hatami terhadap perempuan berinisial DYP.

Betrand datang ke Direktorat Reserse PPA Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Senin (21/9/2026). Ia diketahui berada di lokasi ketika peristiwa yang dilaporkan tersebut terjadi pada 14 September 2026.

Kepada awak media, Betrand mengatakan kedatangannya untuk memberikan keterangan kepada penyidik. Ia juga meminta doa agar proses pemeriksaan berjalan lancar.

“Dan hari ini aku datang ke sini untuk menjadi saksi, karena ada yang harus perlu dijelaskan ya. Dan pastinya doain aja semoga semuanya berjalan lancar. Aku di sini nggak akan ke mana-mana, saya akan selalu apa taati apa yang sedang berjalan sekarang, gitu,” ujar Betrand Peto saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).

BACA JUGA  Berkat Keluarga, Kimberly Ryder Bangkit dari Keterpurukan

Kuasa hukum Betrand Peto, Timothy Ezra, mengatakan pemeriksaan terhadap kliennya berlangsung sekitar empat setengah jam.

Menurut Timothy, penyidik mengajukan sebanyak 22 pertanyaan kepada Betrand. Materi pemeriksaan terutama berkaitan dengan aktivitas Betrand sejak tiba di lokasi kejadian hingga meninggalkan tempat tersebut.

“Laporan dari temannya Onyo. Temannya Onyo. Yang kedua itu sekitar 22 pertanyaan dari jam 15.00 WIB sampai jam 19.30 WIB,” kata Timothy Ezra.

Ia menjelaskan, penyidik meminta Betrand menguraikan secara rinci kronologi aktivitasnya di lokasi. Keterangan tersebut diperlukan untuk menggambarkan apa yang dilihat maupun dilakukan Betrand selama berada di tempat kejadian.

Selain itu, penyidik juga menanyakan aktivitas Betrand setelah meninggalkan lokasi hingga kembali ke basecamp dan menjalani kegiatan syuting.

“Bagaimana Onyo datang ke sana mulai dan di sana ngapain aja sampai dengan selesai pulang lagi ke tempat basecamp dan sampai syuting lagi. Itu aja sih garis besarnya,” tutur Ezra.

BACA JUGA  Pemidanaan Bukan Solusi, JBMI Miliki Cara Jitu Berantas Narkoba

Di tengah proses hukum yang tengah berjalan, Betrand Peto mengaku menerima situasi tersebut sebagai bagian dari perjalanan yang harus dihadapinya.

Ia menyebut perkara yang sedang ramai diperbincangkan itu sebagai teguran dari Tuhan agar dirinya lebih berhati-hati ke depannya.

“Ya pastinya dong karena kan ini juga sedang ramai. Tapi nggak apa-apa, karena ini mungkin sebuah teguran dari Tuhan agar lebih berhati-hati lagi ke depannya, dan aku pun menerima itu,” ungkap Betrand Peto.

Betrand kembali meminta doa dari masyarakat agar proses hukum yang sedang dijalaninya dapat berlangsung dengan lancar.

“Pokoknya aku minta dari Kakak-kakak semuanya, doain aja semoga semuanya berjalan lancar dan juga akan mendapatkan akhir yang baik, gitu,” sambungnya.

Laporan yang dibuat Bebby Hatami tercatat dengan nomor LP/B/6852/IX/2026/SPKT/POLDAMETROJAYA. Dalam perkara tersebut, DYP dilaporkan terkait dugaan penganiayaan yang disebut terjadi ketika perselisihan.

BACA JUGA  Jennifer Coppen Ngebet Ingin Tambah Momongan

Sebelumnya, DYP diketahui merupakan teman dari ANW yang telah melaporkan Betrand Peto atas dugaan kekerasan seksual setelah sebuah kejadian di kelab malam.

Pemeriksaan Betrand pada Senin (21/9/2026) berkaitan dengan laporan dugaan penganiayaan tersebut. Status Betrand dalam pemeriksaan kali ini adalah sebagai saksi.(04)