PROBOLINGGO-JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Komandan Koramil (Danramil) 0820-16/Paiton Kapten Cke Adi Suwarso memberikan materi Leadership Organization dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di SMA Tunas Luhur, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jumat (25/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Danramil Paiton Adi Suwarso menjelaskan bahwa Leadership Organization merupakan materi pembekalan bagi siswa untuk memahami kepemimpinan, pengelolaan organisasi, serta kemampuan menggerakkan anggota dalam mencapai tujuan bersama.
“Tujuan materi Leadership Organization dalam LDKS agar siswa memahami konsep organisasi, membangun jiwa kepemimpinan, mengelola program kerja, meningkatkan kerja sama tim (teamwork), serta memiliki kemampuan memecahkan masalah (problem solving),” kata Adi Suwarso.
Menurut Danramil Paiton, LDKS juga menjadi salah satu sarana pembinaan karakter siswa dengan menanamkan nilai disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan.
“Melalui kegiatan ini diharapkan siswa mampu membangun karakter yang disiplin, berintegritas, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat sebagai bekal dalam menjalani proses pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Adi mengatakan, seorang pemimpin tidak harus menguasai seluruh bidang, tetapi perlu memiliki kemampuan manajerial dan mampu memahami karakter serta keahlian setiap anggota tim.
“Seorang pemimpin harus mengetahui karakter dan keahlian masing-masing anggota tim sehingga dapat menentukan orang yang tepat pada bidang yang tepat. Hal inilah yang menjadi salah satu kunci keberhasilan seorang pemimpin,” ungkapnya.
Ia menambahkan, melalui LDKS, siswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan kepemimpinan, baik dalam mengelola diri sendiri maupun saat bekerja bersama orang lain. Menurutnya, kekompakan dan kerja sama tim perlu terus dipelihara dalam sebuah organisasi.
“Jangan hanya pada awalnya kita kompak, tetapi seiring berjalannya waktu kekompakan itu mulai pudar. Kerja sama tim harus terus dipupuk agar organisasi dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Adi juga berpesan kepada para siswa agar menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk menjadi pelopor perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat, termasuk dalam bidang keagamaan, ilmu pengetahuan, keterampilan, dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya.(ACZ/01)











