PROBOLINGGO-JATIM|SUDUTPANDANG.ID – Kodim 0820/Probolinggo memfasilitasi Open Tournament Orado 101 Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI sekaligus mendukung upaya pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyelenggaraan turnamen secara serentak di 101 titik di Indonesia.
Turnamen yang diikuti ratusan peserta tersebut dibuka secara resmi oleh Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono di Aula Makodim 0820/Probolinggo, Senin (28/9/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Probolinggo Zulfikar Imawan serta sejumlah pihak dari tingkat provinsi dan Kota Probolinggo.
Ia mengatakan, Open Tournament Orado 101 Piala Panglima TNI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan bakat dan mengembangkan potensi olahraga.
“Lebih dari itu, turnamen ini merupakan ruang positif bagi generasi muda dan masyarakat Probolinggo untuk menyalurkan bakat, mengasah potensi serta menjauhkan diri dari hal-hal negatif,” kata Ribut.
Menurut Dandim, turnamen tersebut diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet muda yang mampu berprestasi tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga membawa nama Probolinggo ke tingkat yang lebih tinggi.
“Olahraga adalah sarana yang sangat efektif untuk membangun karakter bangsa yang kuat, disiplin, berjiwa kesatria dan memiliki mental pantang menyerah. Selamat bertanding, jaga kekompakan dan tetap semangat,” ujarnya.
Ribut menambahkan, Open Tournament Orado 101 Piala Panglima TNI digelar serentak di jajaran Kodim dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI sekaligus mendukung pencatatan rekor MURI.
“Kegiatan open tournament Orado ini sekaligus sebagai ajang silaturahmi kemanunggalan TNI bersama rakyat sekaligus penjaringan atlet nasional Orado untuk persiapan menuju eksebisi Pekan Olahraga Nasional (PON),” katanya.
Diikuti Atlet yang Terdata Secara Nasional
Ketua Pengurus Cabang Organisasi Olahraga Domino Indonesia (Orado) Kota Probolinggo Ellyas Adityawan mengatakan, turnamen tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI.
Menurut Ellyas, pelaksanaan turnamen juga mendukung target Orado untuk mencatatkan rekor MURI melalui penyelenggaraan open tournament secara serentak di 101 titik di Indonesia.
Ia menjelaskan, pencatatan peserta untuk kebutuhan rekor MURI dilakukan berdasarkan persyaratan yang telah ditetapkan Orado secara nasional. Peserta harus tercatat sebagai atlet Orado dan memiliki administrasi keanggotaan yang sesuai.
“Semua yang mengikuti open turnamen ini sudah ter-cover sebagai atlet Orado. Ini juga bagian dari pra-simulasi menuju Pra-PON dan PON 2028,” terang Ellyas.
Dalam turnamen yang difasilitasi Kodim 0820/Probolinggo tersebut, Tim Kartini 4 keluar sebagai juara pertama.
Posisi kedua ditempati Tim Kartini 6, sedangkan Tim Domino Royal 7 meraih juara ketiga.(ACZ)











