Antisipasi Kemacetan, Pemkot Bekasi Bangun Flyover dan Area Parkir 3 Lantai

Bekasi
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (Foto: Humas Pemkot Bekasi)

BEKASI, SUDUTPANDANG.ID – Kepadatan lalu lintas di kawasan Stasiun Bekasi menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bekasi. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyebut area tersebut sebagai salah satu titik dengan beban mobilitas paling tinggi, seiring aktivitas penumpang yang terus meningkat setiap harinya.

Pada pagi hari, kawasan Stasiun Bekasi dipenuhi pengguna kereta komuter, sementara pada siang hingga sore hari arus penumpang didominasi perjalanan jarak jauh. Pertemuan berbagai aktivitas transportasi ini kerap memicu kepadatan lalu lintas di sekitarnya.

“Stasiun Bekasi memiliki aktivitas yang sangat tinggi. Pada jam-jam tertentu, volume penumpang dan kendaraan bertemu secara bersamaan sehingga berdampak pada kepadatan lalu lintas di sekitarnya,” kata Tri Adhianto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/2/2026).

BACA JUGA  Pemprov Jabar Revitalisasi 270 Pasar Agar Bersih dan Nyaman

Menurut Tri, persoalan kemacetan tidak bisa diselesaikan secara cepat atau sementara. Diperlukan perencanaan yang terintegrasi dan berkesinambungan agar penanganan kepadatan lalu lintas dapat memberikan hasil optimal dalam jangka menengah hingga panjang.

Sebagai bagian dari solusi, Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan peningkatan kapasitas parkir melalui pembangunan gedung parkir bertingkat atau triple deck.

Upaya ini akan disertai dengan pengaturan sistem keluar-masuk kendaraan agar lebih tertib dan tidak menimbulkan titik kemacetan baru di sekitar kawasan stasiun.

Selain itu, pada tahun 2026 Pemkot   berencana melakukan studi kelayakan pembangunan flyover atau underpass di Jalan Perjuangan. Ruas jalan tersebut hingga kini belum mengalami peningkatan kapasitas, meski menanggung volume lalu lintas yang cukup besar. Pembebasan lahan ditargetkan dapat dimulai pada 2027.

BACA JUGA  Septia Yetri Ungkap Dugaan Perselingkuhan Putra Siregar

Tri Adhianto juga mengharapkan dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya terkait rencana pembangunan dua flyover pada 2028.

Salah satu lokasi yang dinilai siap direalisasikan berada di kawasan Bulak Kapal, dengan pembebasan lahan yang telah rampung dan menelan anggaran sekitar Rp110 miliar.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Bekasi juga merencanakan pembangunan jalan frontage di sisi rel kereta api serta optimalisasi Jalan Pusdiklat.

Langkah ini diharapkan dapat menambah alternatif jalur, mengurai kepadatan, serta meningkatkan kenyamanan bagi pengguna jalan dan penumpang kereta api.(PR/04)