BEKASI, SUDUTPANDANG.ID – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri acara malam puncak penyerahan hasil donasi kemanusiaan yang berhasil dihimpun masyarakat Kecamatan Bekasi Timur dan Kecamatan Rawalumbu.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Rawalumbu pada Sabtu (17/1/2026) dan menjadi simbol kuat kepedulian warga Kota Bekasi terhadap korban bencana alam.
Dalam laporan yang disampaikan, Kecamatan Bekasi Timur berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp307.040.500. Sementara itu, Kecamatan Rawalumbu mencatatkan perolehan donasi sebesar Rp272.964.704.
Dana tersebut terkumpul melalui semangat gotong royong lintas unsur, mulai dari aparatur wilayah hingga partisipasi aktif masyarakat.
Tri Adhianto memberikan apresiasi atas solidaritas yang ditunjukkan oleh warga di kedua kecamatan tersebut. Menurutnya, kepedulian yang terbangun mencerminkan karakter masyarakat Kota Bekasi yang kuat dalam kebersamaan dan empati sosial.

Secara keseluruhan, penggalangan dana kemanusiaan di tingkat kota telah mencapai sekitar Rp4,3 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp600 juta di antaranya telah disalurkan pada tahap awal kepada wilayah terdampak bencana. Proses penghimpunan dana masih akan terus dilakukan hingga awal Februari mendatang.
“Penggalangan donasi ini masih kami buka sampai 6 Februari 2026. Partisipasi masyarakat sangat berarti untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Donasi yang terkumpul nantinya akan kami kelola secara transparan dan tepat sasaran,” ujar Tri Adhianto dalam keterangan tertulisnya Minggu (18/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa dana bantuan yang terkumpul tidak hanya akan digunakan untuk kebutuhan darurat, tetapi juga diarahkan pada pemulihan fasilitas vital di daerah terdampak, seperti sekolah, puskesmas, dan rumah ibadah. Dengan demikian, bantuan tersebut diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat penerima.
Selain menghadiri penyerahan donasi, Wali Kota Bekasi juga menyampaikan rencana pendistribusian handy talky (HT) kepada seluruh Ketua RW di Kota Bekasi.
Program ini ditujukan untuk memperkuat sistem komunikasi antarwilayah, khususnya dalam pelayanan masyarakat dan penanganan kondisi darurat.
“Dengan HT ini, komunikasi antarwilayah dapat terhubung secara langsung dan cepat. Ini penting agar seluruh RW di Kota Bekasi terkoneksi dan respons terhadap kebutuhan warga bisa lebih optimal,” ujar Tri Adhianto.(PR/04)









