Babinsa Wonocoyo Dampingi Penyerapan 5,6 Ton Gabah Petani ke Bulog Trenggalek

melaksanakan pendampingan kegiatan serapan gabah petani (Sergap) bersama petugas
Kegiatan pendampingan serapan gabah petani (Sergap) bersama petugas (Foto Istimewa)

TRENGGALEK – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada petani di wilayah pedesaan. Babinsa Wonocoyo Sertu Aminudin, anggota Koramil 0806-02/Pogalan jajaran Kodim 0806/Trenggalek, melaksanakan pendampingan kegiatan serapan gabah petani (Sergap) bersama petugas Bulog Trenggalek di Kelompok Tani (Poktan) Tani Widodo, RT 05 RW 03 Dusun Wonocoyo, Desa Wonocoyo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Jumat (27/3/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung saat musim panen masih berlangsung di lahan pertanian warga. Sejak pagi, proses pengumpulan gabah dilakukan secara bertahap oleh petani sebelum melalui tahapan pemeriksaan kualitas, penimbangan, dan administrasi pengiriman. Kehadiran Babinsa bersama petugas Bulog menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan berjalan lancar sesuai prosedur penyerapan hasil panen yang telah ditetapkan pemerintah.

BACA JUGA  PKS: Kunjungan Prabowo ke PBB Jadi Momentum Strategis Diplomasi Indonesia

Sertu Aminudin mengatakan, pendampingan serapan gabah merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam membantu petani menjaga stabilitas hasil produksi pertanian. Menurut dia, pendampingan ini juga bertujuan memberi kepastian kepada petani bahwa hasil panen mereka terserap dengan harga sesuai standar yang ditetapkan Bulog.

“Pendampingan ini merupakan bentuk dukungan TNI kepada petani agar proses penyerapan gabah berjalan tertib, lancar, dan petani mendapatkan kepastian harga sesuai ketentuan Bulog,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan Babinsa di lapangan juga berfungsi memperkuat koordinasi antara kelompok tani dengan petugas Bulog, sehingga distribusi hasil panen tidak mengalami hambatan. Dalam program Sergap, keterlibatan aparat kewilayahan dinilai strategis untuk menjaga agar hasil produksi pertanian dapat langsung masuk dalam sistem cadangan pangan pemerintah.

BACA JUGA  Kejagung Sita Aset Ratusan Miliar Terpidana Pajak Tony Budiman

“Alhamdulillah untuk pengiriman Sergap Poktan Tani Widodo berhasil mengirimkan hasil panen sebanyak 5.616 kilogram ke Bulog Trenggalek,” kata Sertu Aminudin. Jumlah tersebut menjadi kontribusi nyata petani Desa Wonocoyo dalam mendukung ketersediaan stok beras nasional, terutama di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan pangan.

Bagi anggota Poktan Tani Widodo, pendampingan yang dilakukan Babinsa memberi rasa aman selama proses berlangsung. Selain membantu kelancaran distribusi, kehadiran aparat juga memberi keyakinan bahwa hasil panen tersalurkan melalui jalur resmi dengan kualitas yang tetap terjaga hingga masuk ke gudang penyimpanan Bulog.

Koramil 0806-02/Pogalan terus mengintensifkan pendampingan serapan gabah petani secara berkelanjutan di seluruh wilayah binaan sebagai langkah nyata memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kolaborasi erat antara petani, Perum Bulog, dan aparat teritorial menjadi kekuatan utama dari tingkat desa untuk memastikan hasil panen terserap optimal, menjaga stabilitas cadangan pangan, sekaligus menumbuhkan semangat petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian demi kesejahteraan bersama.(ACZ)