BEKASI, SUDUTPANDANG.ID – Belasan orang dilaporkan terluka akibat kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam. Insiden tersebut juga berdampak pada permukiman warga di sekitar lokasi.
Berdasarkan data sementara dari kepolisian, jumlah korban ledakan di SPBE Cimuning mencapai 17 orang.
Sejumlah korban mengalami luka bakar serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara sebagian lainnya telah diperbolehkan menjalani rawat jalan.
Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pihaknya telah meninjau langsung kondisi para korban.
Ia menyampaikan keprihatinan atas peristiwa kebakaran di SPBE Cimuning dan berharap seluruh korban dapat segera pulih.
“Semoga seluruh korban lekas diberikan kesembuhan. Kami juga terus memantau kondisi mereka,” ujar Kusumo, Kamis (2/4/2026).
Kebakaran dilaporkan disertai ledakan keras yang memicu kepanikan warga.
Sejumlah saksi menyebut api dengan cepat membesar dan merembet ke area permukiman setelah diduga terjadi kebocoran gas yang menyebar ke sekitar lokasi.
Mayoritas korban merupakan warga yang tinggal di sekitar SPBE, sementara dua korban lainnya diketahui merupakan pekerja di lokasi kejadian. Kedekatan antara fasilitas pengisian gas dengan permukiman disebut turut memperbesar dampak insiden tersebut.
Selain menimbulkan korban luka, kebakaran juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah, kontrakan, kios, serta fasilitas umum.
Beberapa kendaraan yang berada di sekitar lokasi turut terdampak. Hingga kini, kerugian material masih dalam proses pendataan.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dilibatkan guna mendalami sumber ledakan, termasuk dugaan kebocoran gas yang menjadi pemicu awal kejadian.(Fad/01)










