JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577 yang digelar di Vihara Avalokitesvara, Taman Sari, Jakarta Barat, Minggu (15/2/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema: “Refleksi Imlek 2577 bersama PKB”.
Dalam kegiatan itu, Cak Imin yang juga Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat hadir bersama sejumlah tokoh masyarakat Tionghoa, pengurus vihara, serta jajaran pengurus PKB.
Rangkaian Imlek PKB acara diisi dengan kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat sebagai bagian dari kepedulian sosial.
Dalam sambutannya, Cak Imin menyampaikan bahwa perayaan Imlek tidak hanya dimaknai sebagai tradisi budaya, tetapi juga sebagai ruang refleksi bersama mengenai nilai-nilai kebangsaan dan tanggung jawab sosial.
Cak Imin menekankan pentingnya menjaga orientasi penyelenggaraan negara pada kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menyinggung sejarah kebebasan perayaan Imlek di Indonesia yang tidak terlepas dari kebijakan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid.
Ia menyebut pencabutan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967 dan terbitnya Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2000 sebagai tonggak pengakuan kesetaraan bagi warga negara Tionghoa di Indonesia.
Menurut Cak Imin, kebijakan tersebut membuka ruang ekspresi budaya dan keagamaan secara setara serta menjadi fondasi penting dalam kehidupan kebangsaan yang majemuk.

Pada kesempatan yang sama, Cak Imin menyampaikan harapan agar perayaan Imlek Tahun Kuda Api dapat menjadi pengingat bagi para penyelenggara negara untuk menjalankan peran kepemimpinan secara konsisten dan berpihak pada kepentingan publik.
Sementara itu, perwakilan Majelis Agama Buddha Mahayana Tanah Suci Indonesia, Dutavira Sthavira, menyampaikan apresiasi atas kegiatan bakti sosial yang dilakukan dalam rangkaian perayaan Imlek tersebut.
Menurutnya, kegiatan kemanusiaan dapat menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial tanpa memandang latar belakang.
Dalam kapasitasnya sebagai menteri, Muhaimin juga menyampaikan bahwa pemerintah memastikan perayaan Imlek 2026 di berbagai daerah dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga kelancaran dan suasana kondusif selama perayaan.
Perayaan Imlek tahun ini berlangsung berdekatan dengan bulan suci Ramadan. Kondisi tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama.
Adapun puncak perayaan Imlek di Vihara Avalokitesvara, kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat, dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026.(PR/01)









