Dampak Karhutla Gunung Arjuno, Babinsa Purwodadi Turun Salurkan Air Bersih untuk Warga

Babinsa Purwodadi saat Salurkan Air Bersih untuk Warga wilayah Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi (Foto Istimewa)

PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID –
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Arjuno, di wilayah Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, tidak hanya mengancam kelestarian hutan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Salah satu dampak yang dirasakan warga adalah terhentinya pasokan air bersih akibat jaringan pipa penyalur air dari kawasan pegunungan ikut terbakar. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selasa (27/10/26).

Selama ini, warga mengandalkan sumber air dari kawasan pegunungan yang disalurkan melalui jaringan pipa menuju permukiman. Namun, akibat kebakaran yang melanda kawasan tersebut, jaringan pipa mengalami kerusakan sehingga aliran air terputus. Menyikapi kondisi itu, Babinsa Koramil 0819/22 Purwodadi, Koptu Dedy, turun langsung membantu masyarakat dengan mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak. Langkah ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama pasokan air belum kembali normal.

BACA JUGA  Soal Permintaan Maaf Mumtaz Rais, Begini Respons Garuda Indonesia

Koptu Dedy menyampaikan bahwa bantuan air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat akibat bencana karhutla. “Kami memahami bahwa air bersih merupakan kebutuhan pokok yang sangat penting bagi warga. Akibat kebakaran hutan di kawasan pegunungan, pipa penyalur air yang selama ini digunakan masyarakat ikut terbakar sehingga aliran air terhenti. Kami berupaya membantu warga melalui pendistribusian air bersih agar kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi. Kami berharap masyarakat tetap tabah menghadapi kondisi ini dan bersama-sama menjaga keselamatan serta lingkungan sekitar,” ujarnya.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, khususnya saat terjadi bencana. Melalui penyaluran air bersih tersebut, diharapkan beban warga Desa Tambaksari dapat berkurang selama kondisi darurat berlangsung. Upaya ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menghadapi dampak karhutla, serta meningkatkan kepedulian bersama terhadap kelestarian hutan dan lingkungan demi mencegah bencana serupa.(ACZ)