Denpom Batam Klarifikasi soal Insiden Penarikan Mobil, Bantah Terjadi Pemukulan 

Denpom Batam Klarifikasi soal Insiden Penarikan Mobil, Bantah Terjadi Pemukulan 
Ilustrasi

BATAM, SUDUTPANDANG.ID – Detasemen Polisi Militer (Denpom) 1/6 Batam membantah kabar adanya pemukulan dalam insiden pengambilan mobil Xpander putih di kawasan Golden Prawn, Batam, Kepri, pada Senin (24/11/2025). Kapten CPM Ridwan, yang hadir langsung di lokasi, menegaskan bahwa tidak ada pemukulan terhadap seseorang bernama Abner atau pihak lain.

Menurut Kapten Ridwan, dirinya hanya menunjuk Abner menggunakan botol air mineral untuk koordinasi dan verifikasi fakta terkait kendaraan yang masuk dalam daftar pemeriksaan.

“Tidak ada pemukulan sama sekali,” ujar Ridwan dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, mobil leasing yang diduga telah digelapkan tersebut akan dibawa ke Polres Balerang. Ia menegaskan bahwa seluruh langkah Denpom dilakukan untuk koordinasi dan verifikasi fakta di lapangan.

BACA JUGA  Tiga Prajurit Berprestasi Denpom VI/3 Bulungan Raih Penghargaan dari Danpuspomad

“Tidak ada tindakan kekerasan atau pemukulan. Jadi saya klarifikasi itu tidak benar. Semua tindakan dilakukan untuk koordinasi dan verifikasi fakta di lapangan terkait mobil tersebut,” katanya

Menurutnya, Denpom Batam telah berkoordinasi dengan pihak Polresta Balerang terkait persoalan mobil yang diduga digelapkan.

“Jadi mobil tersebut seharusnya berada di Polres Balerang. Namun, entah kenapa malah diduga dibawa kabur, jadi saya tanyakan untuk klarifikasi,” ungkapnya.

Terkait dugaan penggelapan, ia menegaskan bahwa Denpom hanya bertindak berdasarkan laporan yang diterima dan menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

“Jadi, saya tegaskan kembali bahwa tidak benar telah terjadi pemukulan,” tegasnya.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa di Golden Prawn, Batam, sekelompok orang yang mengaku mendatangi lokasi untuk mengambil mobil Xpander milik pemilik rental dengan alasan dugaan penggelapan.

BACA JUGA  ICMI Desak Pemerintah Kaji Ulang Investasi di Rempang

Pemilik rental membantah tuduhan tersebut. Ia menyebut mobil tersebut tidak ada kaitannya dengan dugaan penggelapan. Seseorang bernama Abner, menuding terjadi pemukulan oleh oknum Polisi Militer dan ia akan melaporkan insiden tersebut.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak lain terkait insiden ini.(tim)