DPR RI Dorong Penguatan BUMD Sumut Lewat Transformasi Digital dan Tata Kelola

Bumd
DPR RI Dorong Penguatan BUMD Sumut Lewat Transformasi Digital dan Tata Kelola (Foto: Humas Pemkab Asahan)

ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID – Komisi II DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik ke Provinsi Sumatera Utara sebagai upaya memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Pusat PT Bank Sumut, Medan, pada Rabu (1/4/2026) ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi antara pemerintah pusat, daerah, dan pengelola BUMD.

Acara yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, jajaran pimpinan Komisi II DPR RI, serta para kepala daerah dan pimpinan BUMD se-Sumatera Utara.

Pertemuan ini menitikberatkan pada penguatan visi pengelolaan BUMD yang lebih transparan, modern, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

BACA JUGA  Malam Tasyakuran HUT ke-80 TNI di Koramil 0820-13/Krejengan, Penuh Rasa Syukur dan Kebersamaan

Dalam arahannya, Penjabat Gubernur Sumatera Utara menegaskan bahwa BUMD harus bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi daerah, bukan sekadar lembaga administratif.

Sementara itu, Wamendagri Bima Arya menekankan pentingnya peningkatan profesionalitas dan kualitas sumber daya manusia dalam pengelolaan BUMD.

Ia juga menyoroti bahwa kompetisi ekonomi global menuntut pengelolaan BUMD yang lebih adaptif dan berbasis kompetensi agar mampu memberikan kontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dari sisi pengawasan, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi evaluasi untuk memastikan regulasi berjalan efektif di lapangan.

Ia menegaskan komitmen DPR RI dalam menyempurnakan kebijakan agar hambatan birokrasi dapat diminimalisir dan iklim usaha daerah semakin sehat serta akuntabel.

BACA JUGA  Bupati Asahan Ikuti Penyerahan DIPA dan TKD oleh Gubernur Sumut

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asahan turut memberikan pandangan terkait penguatan BUMD di tingkat daerah. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah transformasi tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja ekonomi daerah.

“Kami di Kabupaten Asahan berkomitmen penuh untuk melakukan pembenahan internal. Transformasi ini bukan sekadar mengikuti tren, tetapi keharusan agar pelayanan publik dan efisiensi usaha berjalan beriringan demi kesejahteraan masyarakat Asahan,” tegas Bupati.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara pemerintah pusat, legislatif, dan pemerintah daerah. Diharapkan, hasil pertemuan ini mampu mendorong percepatan digitalisasi dan inovasi BUMD di Sumatera Utara agar lebih kompetitif dan berkelanjutan di masa mendatang.(MA/04)