FX Rudy Kembali Jadi Tukang Las Usai Tak Lagi Jabat Ketua PDIP Solo

FX Rudy Kembali Jadi Tukang Las Usai Tak Lagi Jabat Ketua PDIP Solo
FX Rudy.(Foto: istimewa)

SOLO, SUDUTPANDANG.ID – Usai tidak lagi menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo kini berstatus sebagai kader biasa. Kendati demikian, Rudy menegaskan komitmennya untuk tetap berkontribusi bagi partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

“Aktivitas tetap mengurus partai. Program-program partai nanti akan kita bantu,” ujar Rudy di Solo, Jawa Tengah, Senin (12/1/2026).

Selain tetap aktif membantu kegiatan partai, Rudy mengungkapkan bahwa dirinya kini kembali menekuni profesi lamanya sebagai tukang las. Ia juga masih aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, khususnya di lingkungan gereja.

“Yang kedua, tetap jadi tukang las. Kegiatan kemasyarakatan juga masih jalan terus. Saya masih menjadi prodiakon di Gereja Purbowardayan, Paroki Santa Perawan Maria Regina,” kata Ketua DPC PDIP Solo selama 25 tahun itu.

Ia menegaskan akan bekerja di balik layar dan berjuang maksimal untuk kemenangan PDIP pada Pemilu 2029.

“Ya, tentu bekerja di belakang layar. Yang penting Jawa Tengah pada umumnya dan Solo pada khususnya, kita harus berjuang mati-matian untuk 2029,” ujarnya.

BACA JUGA  Rakernas I PDIP 2026: Fokus Evaluasi Internal dan Penajaman Arah Partai

Rudy juga menyatakan siap membantu Ketua DPC PDIP Solo yang baru, Aria Bima. Ia bahkan telah menyampaikan ucapan selamat dan mendukung berbagai kegiatan partai.

“Saya bantu. Saya juga sudah mengucapkan selamat. Spanduk HUT ke-53 juga kita pasang. Saya ingin mengembalikan marwah partai dengan ajaran Bung Karno. Marhaenisme itulah yang harus kita sampaikan kepada kader-kader PDI Perjuangan,” tutur Rudy.

Di luar aktivitas politik, FX Rudy memang dikenal kembali menekuni profesi tukang las seusai purnatugas sebagai Wali Kota Solo pada 2021. Ia mengaku telah menjadi tukang las sejak 2001 sebelum terjun sepenuhnya ke dunia politik.

Rudy sempat membagikan aktivitasnya mengelas melalui akun Instagram pribadinya, @fx.rudyatmo. Dalam unggahan tersebut, ia terlihat mengelas lift untuk jalur lansia dan penyandang disabilitas di kawasan Taman Sunan Jogo Kali, Solo.

“Kegiatan saya sekarang ya membumikan Pancasila. Yang kedua, kerja jadi tukang las,” ujar Rudy.

BACA JUGA  Hasto PDIP Ungkap Alasan Mendasar Mahfud MD Mundur dari Kabinet Jokowi

Ia mengenang perjalanan hidupnya sejak muda yang dimulai sebagai buruh hingga akhirnya membuka usaha las secara mandiri.

“Sejak tahun 1980 saya menjadi buruh, teknisi, sampai kepala bengkel. Setelah itu sambil mengurusi partai, saya tetap mengelas dan mengumpulkan rosok untuk menghidupi partai dan keluarga,” kata Rudy.

Kini, usaha las tersebut dikelola oleh anaknya. Rudy pun menegaskan bahwa pembangunan lift untuk lansia dan difabel itu dilakukan secara swadaya bersama rekan-rekannya.

“Itu lift untuk difabel dan lansia agar tidak perlu naik tangga. Bisa juga untuk membawa barang dagangan,” tuturnya.

Aria Bima

Diketahui, DPC PDIP Kota Surakarta telah merampungkan sidang formatur kepengurusan periode 2025-2030. Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, terpilih sebagai Ketua DPC PDIP Solo menggantikan FX Hadi Rudyatmo.

“Formatur sudah diputuskan dan disetujui oleh sidang. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta adalah saya, Aria Bima,” kata Aria kepada wartawan di Panti Marhaen, Semarang, Selasa (30/12/2025) lalu.

BACA JUGA  Mantan Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana Tutup Usia

Aria menjelaskan, sidang formatur sempat diskors untuk membuka ruang konsultasi dengan para senior PDIP di Solo.

“Kami perlu komunikasi dan konsultasi dengan tokoh-tokoh senior di Solo,” ujarnya.

Dalam struktur kepengurusan baru, putra FX Rudy, Rheo Yuliana Fernandez, dipercaya menjabat Sekretaris DPC. Sementara posisi Bendahara diemban Bambang Nugroho atau Bambang Gage.

“Struktur ini akan dilengkapi dengan total 21 personel,” kata Aria.