Garudayaksa FC Siapkan Serangan Balik Hadapi Bali United

Garudayaksa FC
Pelatih Milos Joksic dan pemain Garudayaksa FC Alexander Busnic mematangkan persiapan menghadapi Bali United pada lanjutan kompetisi Super League. (Foto: AGF/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Garudayaksa FC menyiapkan strategi serangan balik untuk menghadapi Bali United pada lanjutan kompetisi Super League, Rabu (21/10/2026). Pelatih Milos Joksic menilai tuan rumah memiliki kekuatan kolektif dan tekanan tinggi yang harus diantisipasi, tetapi ia tetap optimistis timnya mampu mencuri poin.

Garudayaksa FC datang dengan kepercayaan diri setelah meraih kemenangan atas Arema FC pada pertandingan sebelumnya. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi tim yang tengah membangun konsistensi di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Milos mengatakan, persiapan timnya difokuskan pada penguasaan bola melalui umpan-umpan pendek, pergerakan pemain tanpa bola, serta pemanfaatan ruang di belakang lini pertahanan lawan.

Menurutnya, Bali United merupakan tim kuat yang memiliki karakter permainan berbeda dibandingkan sejumlah klub lain di Indonesia. Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu dikenal menerapkan tekanan tinggi dan mampu menciptakan banyak peluang, terutama saat bermain di kandang.

“Kami menghadapi tim domestik yang sangat kuat. Mereka memenangi tiga pertandingan kandang dengan cukup mudah. Bali United bermain dengan tekanan tinggi dan memiliki gaya permainan yang berbeda dari banyak tim di Indonesia,” kata Milos dalam sesi konferensi pers menjelang pertandingan, Selasa (20/10).

Ia menambahkan, para pemain Garudayaksa FC berada dalam kondisi mental yang baik setelah kemenangan atas Arema FC. Dengan persiapan yang telah dilakukan, Milos berharap anak asuhnya dapat menampilkan permainan kompetitif.

“Kami menghormati Bali United, tetapi kami juga percaya pada kemampuan sendiri. Saya berharap kami bisa memberikan kejutan,” ujarnya.

BACA JUGA  Cegah Terpapar Covid-19, Polres Asahan Cek Kesehatan Tahanan secara Berkala

Optimisme serupa disampaikan pemain Garudayaksa FC, Alexander Busnic. Ia menyebut persiapan tim berjalan baik setelah mendapat waktu pemulihan selama tiga hari sebelum pertandingan.

Tim juga datang lebih awal untuk beradaptasi dengan kondisi setempat. Selama masa persiapan, program latihan difokuskan pada pemulihan kondisi fisik dan pemantapan strategi.

Busnic mengakui Bali United memiliki catatan pertandingan kandang yang baik. Meski demikian, ia menilai Garudayaksa FC juga mempunyai kualitas pemain yang dapat dimaksimalkan untuk menghadapi tuan rumah.

“Kami sudah menganalisis permainan mereka, tetapi fokus utama juga pada kemampuan tim sendiri. Kami memiliki kualitas dan berharap bisa menunjukkannya di pertandingan nanti,” kata Busnic.

Ia menegaskan, Garudayaksa FC akan berusaha menjalankan instruksi pelatih agar dapat membawa pulang poin dari markas Bali United.

Menurut Busnic, rasa hormat terhadap lawan tidak mengurangi tekad timnya untuk tampil maksimal dan mengejar kemenangan.

Milos juga menyoroti produktivitas Bali United yang, berdasarkan data yang disampaikan dalam konferensi pers, telah mencetak 14 gol. Ia menilai kekuatan tuan rumah tidak hanya bergantung pada satu pemain karena sejumlah pemain memiliki kemampuan untuk mencetak gol.

Salah satu pemain yang menjadi perhatian adalah pemain bernomor punggung 7, yang telah mencetak tiga gol. Selain itu, Milos turut mengamati sejumlah pemain lain, termasuk pemain bernomor 45 dan 88, gelandang serang bernomor 8, serta pemain bernomor 11 yang beroperasi di sisi kiri.

BACA JUGA  Doa untuk Nadeo yang Akan Berjuang Bersama Timnas Indonesia

Pelatih asal Serbia tersebut menilai Bali United memiliki variasi serangan yang perlu diantisipasi, termasuk pergerakan pemain di lini depan dan situasi bola mati.

“Mereka bermain dengan tekanan tinggi selama 90 menit dan tidak memberikan banyak ruang untuk melakukan umpan dengan mudah. Kami sudah mempelajari permainan mereka,” ujar Milos.

Ia juga mencermati skema sepak pojok Bali United yang melibatkan banyak pemain di kotak penalti. Karena itu, Garudayaksa FC akan berusaha menjaga organisasi pertahanan sekaligus memanfaatkan peluang melalui serangan balik.

“Kami akan bermain dengan serangan balik dan percaya bahwa kecepatan pemain di lini depan bisa membantu kami mencetak gol,” katanya.

Milos mengakui pertandingan tersebut tidak akan mudah. Bali United dinilainya memiliki keseimbangan antarlini dan sejumlah pemain berpengalaman yang mampu menjadi pembeda.

Namun, ia melihat pertandingan melawan tim kuat seperti Bali United sebagai kesempatan bagi Garudayaksa FC untuk menguji kemampuan sekaligus meningkatkan kualitas permainan.

Selain aspek teknis, situasi pertandingan pada pekan sebelumnya juga menjadi perhatian menjelang laga. Sejumlah pertandingan pada pekan kelima diwarnai kartu merah, sehingga kedisiplinan pemain berpotensi menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan tim.

Milos menyebut dirinya telah mempelajari pertandingan-pertandingan terakhir Bali United, termasuk situasi ketika tim tersebut harus menghadapi kendala akibat kartu merah.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Bali United tetap berbahaya sebagai sebuah tim. Karena itu, Garudayaksa FC tidak hanya berfokus pada individu tertentu, tetapi juga berusaha mengantisipasi pola permainan kolektif lawan.

BACA JUGA  Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Kasad Sambut Hangat Kunjungan Kehormatan Kasad Singapura

Pelatih tersebut menyadari Garudayaksa FC masih berada dalam tahap membangun fondasi tim di Super League. Kemenangan atas Arema FC menjadi hasil penting bagi klub, tetapi konsistensi tetap menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan.

“Kami adalah tim baru di liga ini dan baru pekan lalu meraih kemenangan pertama dalam sejarah klub. Kami sedang membangun tim dan semangat bersama. Kami tahu Bali United kuat, tetapi kami siap dan percaya diri,” tutur Milos.

Dengan mengandalkan organisasi permainan, kecepatan lini depan, dan strategi serangan balik, Garudayaksa FC berharap mampu memberikan perlawanan kepada Bali United. Pertandingan ini sekaligus menjadi ujian bagi tim untuk mengukur perkembangan mereka dalam persaingan Super League. (AGF/04)