JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Garudayaksa FC bangkit setelah menelan kekalahan dari Persib Bandung dengan meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas PSS Sleman pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027. Hasil positif tersebut sekaligus menandai kembalinya Andik Vermansah setelah sempat absen akibat cedera.
Bermain di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026) malam WIB, Garudayaksa FC tampil agresif dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Tiga gol kemenangan tuan rumah dicetak Rubio melalui brace pada menit ke-11 dan 76, serta Jayro Jean pada menit ke-18.
Kemenangan ini menjadi respons positif Garudayaksa FC setelah sebelumnya takluk 1-2 dari Persib Bandung. Tim berjuluk Spirit of Garuda tersebut kembali menunjukkan kekuatan di kandang sendiri sekaligus menjaga momentum dalam persaingan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Rubio membuka keunggulan Garudayaksa FC pada menit ke-11. Gol tersebut menjadi titik awal dominasi tuan rumah dalam pertandingan melawan PSS Sleman.
Keunggulan Garudayaksa FC semakin bertambah setelah Jayro Jean mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-18. Gol tersebut membuat tuan rumah semakin percaya diri dalam mengembangkan permainan.
Rubio kemudian memastikan kemenangan Garudayaksa FC melalui gol keduanya pada menit ke-76. Brace tersebut melengkapi kemenangan 3-1 sekaligus mempertegas kontribusinya dalam pertandingan pekan kedelapan.
Hasil ini juga menjadi kemenangan kandang kedua Garudayaksa FC dalam tiga pertandingan. Sebelumnya, mereka berhasil mengamankan kemenangan ketika menjamu Arema FC.
Andik Vermansah Kembali Setelah Cedera
Selain kemenangan tiga poin, pertandingan melawan PSS Sleman menjadi momen penting bagi Andik Vermansah. Pemain berusia 34 tahun tersebut kembali merumput setelah harus menepi selama lebih dari 10 hari akibat cedera.
Andik masuk pada menit ke-81 untuk menggantikan Christian Frydek. Meski mendapatkan waktu bermain yang relatif singkat, kehadirannya memberikan tambahan pengalaman dan kreativitas bagi lini serang Garudayaksa FC.
Mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut juga berusaha memberikan kontribusi melalui sejumlah peluang. Andik tercatat menciptakan dua assist, meski peluang tersebut belum berhasil dikonversi menjadi gol.
Usai pertandingan, Andik mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan yang diraih timnya. Ia menilai keberhasilan mencetak gol lebih dahulu menjadi salah satu faktor penting dalam pertandingan tersebut.
Menurut Andik, Garudayaksa FC sebelumnya kerap mengalami kesulitan karena harus tertinggal lebih dahulu dalam pertandingan.
“Pertama, saya sangat bersyukur sekali kami bisa meraih kemenangan karena bisa mencetak gol duluan. Biasanya, di tujuh pertandingan sebelumnya, kami belum pernah mencetak gol duluan, selalu kebobolan lebih dulu. Nah, itu yang terpenting,” ujar Andik.
Ia menilai kemenangan atas PSS Sleman menjadi modal penting bagi Garudayaksa FC untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Selain mengembalikan kepercayaan diri tim, hasil positif tersebut diharapkan mampu memperkuat mental pemain setelah kekalahan dari Persib Bandung.
“Alhamdulillah, kami masih diberi kemenangan yang membuat kami lebih percaya diri lagi ke depannya,” kata mantan pemain Timnas Indonesia tersebut.
Andik Apresiasi Rekan Setim dan Pelatih
Andik juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain Garudayaksa FC yang telah bekerja keras sepanjang pertandingan. Ia turut mengucapkan terima kasih kepada pelatih Milos Joksic atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.
Bagi Andik, kesempatan bermain setelah menjalani pemulihan cedera menjadi pengalaman yang sangat berarti. Ia mengaku senang dapat kembali berkontribusi di lapangan, terutama dengan kepercayaan menempati posisi nomor 10.
“Saya berterima kasih kepada teman-teman. Saya juga telah kembali setelah habis cedera selama dua minggu dan Alhamdulillah masih diberi kepercayaan di nomor 10 dan saya sangat senang sekali,” ujar Andik.
Pemain yang pernah memperkuat Selangor dan Kedah di Liga Malaysia tersebut kini berupaya kembali menemukan performa terbaiknya bersama Garudayaksa FC.
Pertandingan melawan PSS Sleman menjadi penampilan keempat Andik dari delapan pertandingan yang telah dijalani Garudayaksa FC sejak promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.
Salah satu momen penting dalam perjalanan Andik bersama Garudayaksa FC terjadi ketika menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ketiga.
Dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1 tersebut, Andik dipercaya tampil sebagai starter sekaligus mengenakan ban kapten. Laga itu terasa istimewa karena Persebaya merupakan klub yang turut membesarkan namanya di sepak bola Indonesia.
Kembalinya Andik di tengah kemenangan Garudayaksa FC atas PSS Sleman menjadi tambahan positif bagi tim. Dengan hasil tersebut, Spirit of Garuda memiliki bekal kepercayaan diri untuk melanjutkan perjuangan di BRI Super League 2026/2027.(AGF/08)











