SUKABUMI, SUDUTPANDANG.ID – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (15/3/2026) dini hari. Getaran gempa dangkal tersebut sempat membuat sebagian warga panik dan keluar rumah untuk memastikan kondisi sekitar.
Berdasarkan informasi yang beredar, episentrum gempa diperkirakan berada di wilayah Karangjaya, Kecamatan Gegerbitung Sukabumi. Getaran gempa dilaporkan terasa di sejumlah wilayah di Sukabumi dan sekitarnya.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Gegerbitung, Hidayat, mengatakan getaran gempa hanya berlangsung singkat, namun cukup mengejutkan warga.
“Sempat ada kepanikan. Beberapa warga keluar rumah untuk memastikan situasi, tetapi setelah itu mereka kembali masuk ke rumah masing-masing,” kata Hidayat saat dikonfirmasi, Minggu dini hari.
Ia menyebut pihaknya masih melakukan pemantauan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada kerusakan maupun dampak lain akibat gempa tersebut. Koordinasi juga terus dilakukan dengan aparat desa dan warga setempat.
“Saat ini kami masih memantau dan berkomunikasi dengan wilayah yang merasakan getaran gempa,” ujarnya.
Sementara itu, sejumlah warga turut membagikan pengalaman mereka saat merasakan getaran gempa melalui media sosial. Salah satunya akun bernama Fitrah Fitriyanti yang menuliskan bahwa getaran terasa cukup kuat di wilayah Gegerbitung.
Selain di Sukabumi, getaran gempa juga dilaporkan terasa hingga wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Sejumlah warga mengaku sempat terbangun dari tidur akibat getaran tersebut.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, gempa terjadi sekitar pukul 00.36 WIB dengan kedalaman sekitar 10 kilometer di bawah permukaan tanah.
Seorang warga, Muhammad Faisal (20), mengatakan getaran gempa terasa selama beberapa detik dan disertai suara gemuruh.
“Getarannya terasa cukup kuat sekitar tiga detik, bahkan sempat terdengar suara gemuruh,” katanya.
Hingga kini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. Aparat setempat masih terus memantau kondisi di wilayah terdampak untuk memastikan situasi tetap aman.(red)










