SUDUTPANDANG.ID – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah memperbaiki performa tim, bukan membahas masa depan kontraknya di Etihad Stadium. Di tengah berbagai spekulasi yang beredar, Guardiola menilai pembicaraan soal kelanjutan kariernya belum menjadi prioritas.
Guardiola mengakui bahwa pertanyaan mengenai masa depannya selalu muncul hampir setiap musim. Namun, pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa situasi tersebut merupakan hal yang wajar dalam dunia sepak bola profesional dan tidak memengaruhi konsentrasinya dalam memimpin tim.
“Saya selalu mendapatkan pertanyaan ini. Cepat atau lambat, saya memang akan berhenti melatih Manchester City,” ujar Guardiola, dikutip sudutpandang.id dari laman resmi klub, Sabtu (20/12/2025).
Kendati demikian, Guardiola memastikan dirinya masih terikat kontrak selama 18 bulan ke depan dan merasa nyaman dengan kondisi tim saat ini. Ia menyebut tidak ada pembicaraan khusus terkait kontrak baru, seraya menegaskan bahwa semua kemungkinan di masa depan akan diterimanya secara profesional.
“Saya tidak akan berada di sini selamanya. Apa pun yang terjadi nanti, biarlah terjadi. Klub harus selalu siap, tetapi topik itu belum ada di meja sekarang,” katanya.
Di sisi lain, Guardiola secara terbuka mengakui bahwa Manchester City belum berada pada level terbaik untuk bersaing meraih gelar Liga Inggris musim ini. Evaluasi terhadap performa tim menjadi fokus utama jelang paruh kedua kompetisi.
Sejumlah laporan media Inggris menyebutkan bahwa Manchester City mulai memantau sejumlah kandidat pelatih sebagai langkah antisipasi. The Athletic melaporkan, City mempertimbangkan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, sebagai salah satu opsi apabila Guardiola memutuskan mengakhiri masa baktinya lebih cepat.
Untuk saat ini, City memilih menutup spekulasi dan mengalihkan perhatian sepenuhnya pada persaingan di lapangan. The Citizens dijadwalkan menjamu West Ham United pada pekan ke-17 Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Etihad, Sabtu (20/12/2025) malam pukul 22.00 WIB.
Laga tersebut dinilai krusial bagi Manchester City. Kemenangan atas West Ham berpeluang mengantarkan City merebut puncak klasemen sementara dari Arsenal. Saat ini, City hanya terpaut dua poin dari The Gunners, yang akan melakoni laga tandang melawan Everton pada Minggu (21/12/2025).
Guardiola berharap timnya mampu menunjukkan respons positif dan menjaga konsistensi demi tetap bersaing di papan atas hingga akhir musim.(01)










