JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – I League Championship 2025/26 resmi memasuki era baru dengan digelarnya Laws of the Game (LOTG) Championship di Jakarta. Acara ini menjadi bagian dari persiapan pra-musim yang diikuti perwakilan manajer serta pelatih dari 20 klub peserta kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia.
Transformasi dari Liga 2 menjadi Championship bukan hanya perubahan nama, melainkan juga komitmen menghadirkan kompetisi yang lebih profesional dan sesuai standar internasional. Salah satu terobosan besar yang mulai diterapkan musim ini adalah penggunaan Video Assistant Referee (VAR) di setiap pertandingan.
Acara dibuka langsung oleh Sekjen PSSI Yunus Nusi yang menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam membangun ekosistem sepak bola yang lebih sehat.
“Forum ini menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi pelatih, pemain, wasit, dan ofisial mengenai aturan terbaru. Dengan adanya pemahaman yang sama, kompetisi bisa berjalan lebih transparan dan berkualitas,” ujar Yunus dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/8/2025).
Sadikin Aksa, Direktur Bisnis & Komersial I.League, menekankan bahwa Championship hadir dengan semangat baru, termasuk penggunaan VAR sebagai simbol transparansi pertandingan.
“Perubahan ini bukan sekadar kosmetik. Kami ingin Championship benar-benar menjadi kompetisi modern yang memberi pengalaman berbeda bagi klub, pemain, maupun penonton,” jelasnya.
Dalam sosialisasi ini, Yoshimi Ogawa (Wakil Ketua Komite Wasit PSSI) bersama Pratap Singh (Kepala Departemen Perwasitan PSSI) memaparkan aturan terbaru LOTG 2025/26. Fokus pembahasan meliputi konsistensi keputusan wasit, peran VAR, serta interpretasi aturan di lapangan.
Selain itu, Ronny Suhatril selaku GM Competition Operation I.League juga memberikan gambaran teknis Championship 2025/26, mulai dari format kompetisi hingga regulasi pendukung.(PR/04)










