Indonesia Bersiap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

PSSI mengungkapkan Indonesia bersiap menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. (Foto: AGF/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan Indonesia tengah bersiap menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026, turnamen sepak bola antarnegara terbesar di kawasan Asia Tenggara yang berada di bawah naungan FIFA.

Saat ini, PSSI masih menunggu kepastian serta skema kerja sama dari FIFA sebelum pengumuman resmi dilakukan.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengatakan komunikasi dengan FIFA terus berlangsung. Menurutnya, Indonesia telah menyatakan kesiapan untuk menjadi penyelenggara dan kini menunggu keputusan akhir dari federasi sepak bola dunia tersebut.

“Kami sekarang sedang menunggu seperti apa kerja sama dari FIFA dengan kita sebagai tuan rumah,” kata Erick Thohir kepada awak media di Jakarta, Selasa.

Erick mengungkapkan, selain Indonesia, Hong Kong juga berpeluang menjadi tuan rumah bersama dalam penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.

Skema penyelenggaraan tersebut masih dibahas oleh FIFA sebagai bagian dari pengembangan kompetisi internasional di kawasan Asia.

Menurut Erick, kehadiran FIFA ASEAN Cup merupakan langkah strategis FIFA untuk memperkuat kualitas kompetisi sepak bola di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara.

Turnamen ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing negara-negara Asia menuju level yang lebih tinggi, termasuk dalam persaingan menuju Piala Dunia FIFA.

BACA JUGA  Menpora Erick Thohir & Gubernur Pramono Tutup POPNAS–PEPARPENAS 2025

Ia menjelaskan, FIFA sebelumnya telah sukses menggelar kompetisi regional serupa di kawasan Timur Tengah melalui FIFA Arab Cup.

Keberhasilan turnamen tersebut mendorong FIFA memperluas konsep yang sama ke kawasan Asia Tenggara.

“Intinya ingin meningkatkan kualitas persaingan negara-negara Asia untuk Piala Dunia ke depan,” ujar Erick.

Menurutnya, FIFA melihat Asia Tenggara sebagai kawasan yang memiliki potensi besar dalam perkembangan sepak bola. Selain memiliki basis suporter yang sangat besar, negara-negara di kawasan ini juga menunjukkan peningkatan kualitas kompetisi domestik maupun prestasi tim nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Karena itu, FIFA menilai investasi dalam bentuk penyelenggaraan turnamen regional akan memberikan dampak positif terhadap pembinaan pemain, peningkatan kualitas kompetisi, serta pengembangan ekosistem sepak bola di Asia.

Erick menambahkan, Indonesia menjadi salah satu negara yang dipandang siap menjadi tuan rumah berkat pengalaman menyelenggarakan berbagai ajang sepak bola internasional dalam beberapa tahun terakhir.

Keberhasilan Indonesia menggelar berbagai turnamen FIFA dinilai menjadi modal penting untuk kembali dipercaya menjadi penyelenggara ajang berskala internasional.

Dukungan terhadap pencalonan Indonesia juga datang dari pemerintah. Erick mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan surat resmi kepada Presiden FIFA Gianni Infantino sebagai bentuk dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia.

BACA JUGA  Bupati Asahan Lepas 31 Atlet Berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Provinsi Sumut

Surat tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah berkomitmen mendukung pengembangan sepak bola nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat penyelenggaraan event olahraga internasional.

“Dukungan pemerintah sudah disampaikan melalui surat Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden FIFA Gianni Infantino,” kata Erick.

Meski demikian, PSSI masih menunggu keputusan resmi FIFA terkait format penyelenggaraan maupun penunjukan tuan rumah.

Erick berharap dalam satu hingga dua pekan ke depan FIFA dapat memberikan pengumuman resmi mengenai pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026.

Ia optimistis kabar tersebut akan menjadi momentum positif bagi sepak bola nasional sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia apabila dipercaya menjadi tuan rumah.

“Kita tunggu saja informasi dari FIFA. Mudah-mudahan dalam satu atau dua minggu sudah ada pengumuman resmi,” ujarnya.

Apabila Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah, turnamen tersebut diperkirakan akan berlangsung pada September hingga Oktober 2026.

Ajang itu diyakini akan menghadirkan atmosfer sepak bola internasional yang meriah dengan mempertemukan tim-tim terbaik Asia Tenggara.

Selain memberikan dampak terhadap prestasi olahraga, penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 juga diproyeksikan membawa manfaat ekonomi melalui meningkatnya kunjungan wisatawan, okupansi hotel, sektor transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

BACA JUGA  Dibuka Presiden Jokowi, Menpora Apresiasi Kinerja PB WI

Dari sisi pembinaan, kehadiran turnamen internasional di Indonesia juga menjadi kesempatan berharga bagi pemain Timnas Indonesia untuk mendapatkan pengalaman bertanding menghadapi negara-negara terbaik di kawasan dalam atmosfer kompetisi resmi FIFA.

PSSI menilai penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup akan memperkuat ekosistem sepak bola nasional, mulai dari peningkatan kualitas penyelenggaraan pertandingan, kesiapan stadion berstandar internasional, hingga pengembangan sumber daya manusia di bidang olahraga.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan komunikasi yang terus berjalan bersama FIFA, Indonesia kini berada di posisi strategis untuk menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.

Jika terealisasi, turnamen ini tidak hanya menjadi panggung persaingan sepak bola terbaik Asia Tenggara, tetapi juga mempertegas peran Indonesia sebagai salah satu pusat perkembangan sepak bola di kawasan sekaligus mendukung target peningkatan daya saing menuju panggung Piala Dunia. (09/AGF).