Apresiasi AJMHT 2026, Pramono Anung: Melihat Jakarta dari Berbagai Sudut Pandang 

Avatar photo
Apresiasi AJMHT 2026, Pramono: Melihat Jakarta dari Berbagai Sudut Pandang 
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (keempat dari kiri) bersama pemenang Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026 di Balai Agung Balai Kota Jakarta, Senin (7/9/2026). (Foto: Rukmana/Sudutpandang.id)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa karya jurnalistik membantu masyarakat melihat Jakarta dari berbagai sudut pandang. Ia berharap pemberitaan tentang Jakarta disampaikan apa adanya, sesuai kondisi yang terjadi, tanpa dilebih-lebihkan.

Hal itu disampaikan Pramono Anung saat menghadiri dan menyerahkan Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (AJMHT) 2026 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/9/2026) sore.

Pramono mengatakan, karya jurnalistik memberikan kesempatan untuk melihat dinamika pembangunan Jakarta melalui beragam perspektif. Karena itu, ia menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan AJMHT yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya.

“Sebagai Gubernur Jakarta, saya mendukung penuh penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin Tahun 2026 sebagai ajang apresiasi bagi insan pers yang telah menghadirkan karya-karya jurnalistik berkualitas, informatif, dan berdampak positif bagi masyarakat,” ujar Pramono.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat mendorong para jurnalis untuk terus menghasilkan karya jurnalistik sekaligus mengawal berbagai proses perubahan Jakarta menuju kota global.

Pramono juga menyampaikan apresiasi kepada PWI Jaya, dewan juri, seluruh peserta, dan para pemenang AJMHT 2026.

“Saya mengapresiasi PWI Jaya, dewan juri, seluruh peserta, dan para pemenang Anugerah Jurnalistik Mohammad Hoesni Thamrin 2026,” kata Pramono.

Sebanyak 754 karya jurnalistik mengikuti AJMHT ke-52 tersebut. Karya-karya tersebut mengangkat berbagai persoalan dan perkembangan Jakarta dalam sejumlah kategori jurnalistik.

BACA JUGA  Mahfud Sorot Soal Jor-joran Impor Pangan

Menyongsong Lima Abad Jakarta

Dalam kesempatan tersebut, Pramono menyampaikan sejumlah hal terkait persiapan Jakarta menyongsong usia lima abad.

Menurutnya, momentum tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan sejarah panjang Jakarta sekaligus memperkuat hubungan dengan berbagai kota di dunia.

Salah satu gagasan yang disampaikan Pramono adalah menghadirkan pertandingan sepak bola yang melibatkan tim dari sejumlah ibu kota negara, seperti Beijing dan Tokyo.

Pramono juga menegaskan Jakarta merupakan kota yang terbuka bagi siapa saja.

“Jakarta adalah rumah siapa saja,” ujarnya.

Ia berharap media dapat ikut menggambarkan Jakarta sesuai dengan kondisi yang ada. Pemberitaan, kata dia, penting untuk memperlihatkan perkembangan Jakarta secara utuh kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Pramono juga menyampaikan sejumlah program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, antara lain di bidang pendidikan, kesehatan, transportasi dan penataan kawasan.

Di bidang pendidikan, ia menyinggung program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul. Sementara di bidang kesehatan, Pramono menyebut Jakarta memiliki 196 rumah sakit yang melayani kebutuhan masyarakat.

Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan pembangunan dua rumah sakit baru, yakni di kawasan Sumber Waras dan Cakung.

Di sektor transportasi, Pramono mengatakan, pemerintah terus mengupayakan penyelesaian LRT rute Kelapa Gading-Manggarai yang memiliki 11 stasiun. Kawasan Dukuh Atas menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan transportasi terintegrasi di Jakarta.

BACA JUGA  Beredar Kabar PDIP Akan Daftarkan Pramono-Rano ke KPUD Jakarta, Bagaimana Nasib Anies?

Penataan Jakarta

Pramono turut menyinggung penataan Pasar Ikan Kramat Jati yang telah beroperasi selama 56 tahun. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan lokasi baru sebagai bagian dari penataan kawasan tersebut.

Ia menegaskan penataan Jakarta tidak dilakukan dengan pendekatan penggusuran.

“Menata Jakarta tidak melakukan penggusuran,” ujar Pramono.

Ia menegaskan, proses pembebasan lahan dilakukan dengan pendekatan yang tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Pembebasan tanpa harus heboh,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo mengatakan, sebanyak 754 karya masuk dalam gelaran Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026.

“Karya-karya tersebut mengangkat berbagai persoalan dan perkembangan Jakarta,” katanya.

Pemenang AJMHT 2026

AJMHT 52-2026 memberikan penghargaan dalam sejumlah kategori jurnalistik.

Untuk kategori Jurnalistik Teks, penghargaan diberikan kepada Lidia Pratama Febrian dan tim dari Kompas.com.

Kategori Televisi Terestrial diraih Sinari Siahaan dari DAAI TV, sedangkan kategori Radio diberikan kepada S. Jumar Sudiyana dari Sonora FM.

Pada kategori Tajuk Rencana, penghargaan diberikan kepada Muhammad Arifin dan tim dari Indonesiamaritimenews.com.

Kategori Infografis diraih Basith Subastian dan Yogi Anugrah dari CNN Indonesia. Sementara kategori TV Video Streaming diberikan kepada Laras Kiranasari dan tim dari Kumparan.com.

Untuk kategori Foto, penghargaan diberikan kepada Bilal Nugroho Ginanjar dari Poskota.co.id.

AJMHT 52-2026 juga memiliki kategori khusus Literasi Bank Jakarta. Pada kategori Feature, penghargaan diberikan kepada Ira Guslina dari Katadata.co.id.

Kategori Opini diraih Guruh Nara Persada dari Poskota Cetak, sedangkan kategori Foto diberikan kepada Dwi Pambudo dari RM.id.

Adapun kategori khusus Menyongsong 5 Abad Jakarta memberikan penghargaan dalam tiga kategori.

BACA JUGA  Wakil Bupati Asahan Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dan Bacakan Amanat Menteri Komunikasi dan Digital

Kategori Feature diraih Agoes Sofyan dari Suarakarya.id. Kategori Televisi Terestrial diberikan kepada Reza Ramantha Junior Hutagalung dari Liputan 6 SCTV.

Sementara kategori Radio diraih Haryo Ristamaji dari Radio Elshinta.(rkm)