JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Ganda campuran Indonesia Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil memastikan langkah ke babak perempat final Daihatsu Indonesia Masters 2026 dan akan menghadapi tantangan berat melawan unggulan kedua asal China, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin.
Kepastian itu diraih setelah Adnan/Indah melewati laga ketat tiga gim pada babak 16 besar yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Pada pertandingan tersebut, Adnan/Indah harus bekerja keras sebelum menyingkirkan pasangan Korea Selatan Lee Jongmin/Lee Yu Lim dengan skor 21-13, 20-22, 21-19.
Kemenangan ini menjaga peluang wakil Indonesia melangkah lebih jauh di turnamen berlevel BWF Super 500 tersebut.
Adnan/Indah sejatinya tampil cukup dominan pada gim pertama. Mereka mampu mengontrol permainan sejak awal dengan variasi serangan cepat dan penempatan bola yang rapi.
Keunggulan 21-13 di gim pembuka menjadi modal penting untuk menekan lawan. Namun, situasi berubah pada gim kedua ketika pasangan Indonesia kehilangan konsistensi meski sempat unggul jauh.
Kesalahan sendiri yang muncul pada poin-poin krusial membuat keunggulan Adnan/Indah terkejar.
Lee/Lee memanfaatkan momentum tersebut untuk memaksakan rubber game setelah menutup gim kedua dengan skor tipis 22-20. Kondisi itu membuat pertandingan harus ditentukan pada gim ketiga.
Pada gim penentuan, tensi pertandingan meningkat. Kedua pasangan terlibat duel reli panjang dan kejar-kejaran angka.
Adnan/Indah sempat tertinggal, namun mampu menjaga fokus hingga akhirnya mengunci kemenangan 21-19.
Selisih dua poin tersebut menjadi penentu langkah mereka ke delapan besar.
“Tadi saat sudah unggul jauh, kami malah terlalu terburu-buru. Akhirnya banyak melakukan kesalahan sendiri. Itu yang jadi pekerjaan rumah kami ke depan,” ujar Adnan seusai pertandingan.
Ia juga mengakui permainan lawan cukup solid dan jarang melakukan kesalahan. Hal itu membuat setiap poin menjadi sangat krusial.
“Permainan mereka rapi, jarang mati sendiri. Jadi balik lagi, poin-poin itu banyak dari kesalahan kami sendiri,” tambahnya.
Dengan hasil ini, Adnan/Indah akan menghadapi ujian berat di perempat final melawan Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, salah satu pasangan paling konsisten di sektor ganda campuran dunia.
Duel tersebut diprediksi berlangsung ketat mengingat kualitas dan pengalaman pasangan China di turnamen besar.
Selain Adnan/Indah, wakil Indonesia lain di sektor ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu juga berhasil mengamankan tiket perempat final.
Jafar/Felisha melaju setelah menyingkirkan rekan satu negara Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana melalui pertandingan tiga gim dengan skor 10-21, 21-11, 21-10.
Jafar/Felisha sempat kehilangan gim pertama setelah gagal mengembangkan permainan.
Namun, mereka mampu bangkit pada dua gim berikutnya dengan meningkatkan intensitas serangan dan memperbaiki koordinasi di depan net. Hasil tersebut memastikan langkah mereka ke babak delapan besar.
Pada perempat final, Jafar/Felisha akan menghadapi unggulan keempat asal Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue.
Pasangan Prancis itu melaju setelah mengalahkan kompatriot mereka Julien Maio/Lea Palermo. Laga ini menjadi ujian konsistensi bagi Jafar/Felisha yang tampil impresif sejak awal turnamen.
Sementara itu, dari sektor lain, Indonesia juga memastikan wakilnya di babak perempat final. Ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani berhasil melanjutkan langkah mereka setelah menyingkirkan lawan pada babak sebelumnya.
Di sektor ganda putri, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti turut mengamankan tempat di delapan besar.
Keberhasilan sejumlah wakil Indonesia melaju ke perempat final menjadi sinyal positif di tengah persaingan ketat turnamen Indonesia Masters 2026.
Dukungan publik Istora diharapkan kembali menjadi faktor penting bagi para pemain Merah Putih untuk melangkah lebih jauh dan menjaga peluang meraih hasil maksimal di turnamen kandang ini. (09/AGF).










