JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Tim sepak bola cerebral palsy Indonesia memastikan langkah ke babak semifinal IFCPF Asia Oceania Cup 2025 setelah memetik kemenangan tipis 1-0 atas Jepang pada laga kedua Grup A di Stadion UNS Solo, Senin (17/11/2025).
Hasil ini mengukuhkan Indonesia sebagai juara grup dengan dua kemenangan beruntun dan memastikan tiket ke fase empat besar pada debutnya di level Asia Oseania.
Gol semata wayang Indonesia dicetak oleh Hafthah Wicaksono pada menit ke-22. Aksi individu Hafthah dari sisi kiri, disusul pergerakan cutting inside dan sepakan terarah ke pojok kanan gawang, tak mampu dijangkau kiper Jepang Yanagi Hidesuki.
Gol tersebut menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat dan minim peluang bersih.
Kemenangan ini melengkapi hasil positif Indonesia pada laga perdana ketika Yahya Hernanda dan kawan-kawan menaklukkan Australia 2-1.
Dengan koleksi enam poin, Indonesia dipastikan memuncaki Grup A dan akan menghadapi runner-up Grup B pada semifinal Kamis (20/11).
Pelatih Indonesia, Yanuar Dhuma Ardhiyanto, mengapresiasi permainan disiplin skuad Garuda CP meski harus menghadapi Jepang yang tampil dengan gaya bertahan total.
Menurutnya, laga ini menjadi adu strategi karena Jepang memutuskan bermain pasif dan menempatkan banyak pemain di area belakang.
“Pertandingan hari ini benar-benar adu strategi. Jepang bermain lebih bertahan dan menumpuk pemain di belakang. Kami harus sabar memainkan ball possession dan menunggu momen terbaik,” ujar Yanuar dalam jumpa pers usai pertandingan.
Namun Yanuar mengakui timnya sempat kesulitan pada 20 menit awal akibat perubahan taktik Jepang yang menghadirkan tekanan di beberapa sektor.
Fokus pemain untuk menjaga pemain kunci Jepang membuat antarlini Indonesia sempat sedikit renggang.
“Fokus pemain kami untuk terus menempel pemain kunci Jepang sempat membuat ada gap antarlini. Tapi setelah itu kami bisa kembali menemukan ritme permainan,” tambahnya.
Meski menghadapi tekanan taktikal dari Jepang, Yanuar menegaskan bahwa Indonesia telah memenuhi target awal, yakni lolos ke semifinal pada debut pertama mereka di turnamen resmi Asia-Oseania.
Ia memastikan tim pelatih kini mulai melakukan pemulihan dan analisis untuk menentukan strategi menghadapi calon lawan berikutnya.
“Kemungkinan lawan kami antara Iran atau Thailand. Kami akan menganalisis pertandingan Grup B hari ini dan besok untuk menyiapkan rencana terbaik,” jelasnya.
Pencetak gol kemenangan, Hafthah Wicaksono, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya setelah membawa Indonesia memastikan tempat di empat besar.
Ia menilai hasil dua kemenangan awal menjadi dorongan besar untuk menatap laga semifinal yang diprediksi berlangsung jauh lebih intens.
“Semifinal jelas akan berat. Kami harus fokus penuh agar bisa menang dan melangkah ke final. Sekarang kami fokus recovery dulu sambil mungkin menonton pertandingan Grup B,” ungkap Hafthah.
Gol Hafthah ke gawang Jepang juga menambah kepercayaan diri tim yang sedang tampil gemilang sepanjang fase grup.
Di kubu lawan, pelatih Jepang Lee Woo-young mengakui timnya menghadapi salah satu lawan terkuat.
Ia terkejut Indonesia tetap tampil agresif meski sehari sebelumnya harus menjalani laga berat melawan Australia.
“Tim Indonesia sangat berkualitas. Meskipun kemarin mereka sudah bertanding dan pasti lelah, tetapi mereka tetap bermain sangat baik melawan Jepang. Itu luar biasa,” kata Lee.
Jepang kini harus menentukan nasibnya sendiri pada laga terakhir Grup A melawan Australia di Stadion UNS, Selasa (18/11) pukul 08.00 WIB.
Lee menegaskan Jepang akan tampil habis-habisan untuk menjaga peluang lolos, meski perlu mengatasi tantangan adaptasi dengan kelembapan cuaca Solo.
“Sebelumnya kami tidak pernah menang melawan Australia, tetapi kami akan mencoba bersiap lebih baik untuk pertandingan besok. Kami berharap hasil positif agar bisa lolos ke babak berikutnya,” ujar mantan pemain timnas Korea Selatan itu.
IFCPF Asia Oceania Cup 2025 akan memasuki babak semifinal pada Kamis (20/11). Indonesia, sebagai juara Grup A, akan bermain pada laga pertama di Stadion UNS Solo menghadapi runner-up Grup B.
Sementara semifinal lainnya, mempertemukan juara Grup B dengan runner-up Grup A, akan digelar di Stadion Sriwedari pada pukul 18.00 WIB.
Dengan performa meyakinkan di dua laga awal, Indonesia kini menatap peluang mengukir sejarah baru pada debut mereka di turnamen regional bergengsi ini.
Gol Hafthah dan kedisiplinan permainan tim menjadi modal untuk melangkah lebih jauh, mengincar final sekaligus membuka kans juara IFCPF Asia Oceania Cup 2025.

