Bali  

Kemenkum Bali Dukung Pembentukan ASN Profesional melalui Orientasi PPPK 2025

PPPK Kemenkum Bali
Kakanwil Kemenkum Bali, Eem Nurmanah, mengikuti secara daring kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenkum, Selasa (4/11/2025).(Foto: Kemenkum Bali)

DENPASAR, SUDUTPANDANG.ID – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Bali menunjukkan komitmennya dalam membentuk aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum Kemenkum, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan orientasi ini diikuti secara daring oleh 668 peserta PPPK dari seluruh Indonesia, termasuk 12 orang PPPK paruh waktu di lingkungan Kanwil Kementerian Hukum Bali.

Kakanwil Kemenkum Bali, Eem Nurmanah, turut hadir dalam kesempatan ini bersama Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, I Nengah Sukadana, serta Analis SDM Aparatur Ahli Madya, Ida Ayu Susanti, yang mengikuti kegiatan secara bersama-sama dari Ruang Darmawangsa.

BACA JUGA  Pendaftaran CPNS dan PPPK 2023 Sudah Ditutup, Ini Tahap Selanjutnya dan Jadwal Pengumuman Seleksi

Kepala BPSDM Kemenkum, Gusti Ayu Putu Suwardani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa orientasi PPPK merupakan langkah strategis dalam membentuk identitas dan profesionalitas ASN.

“Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi langkah awal penting untuk menanamkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK. Melalui orientasi ini, kami berharap setiap PPPK mampu memahami perannya sebagai pelayan publik yang adaptif, inovatif, dan berintegritas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gusti Ayu Putu Suwardani menegaskan bahwa BPSDM berkomitmen menjadi motor penggerak dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia aparatur di seluruh Indonesia.

“Kami ingin memastikan setiap ASN, termasuk PPPK, memiliki fondasi karakter yang kuat agar dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.

BACA JUGA  Sinergi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Kemenkum Bali Hadiri Pertemuan Tahunan BI 2025

Momentum Penting ASN

PPPK Kemenkum Bali
Kepala BPSDM Kemenkum, Gusti Ayu Putu Suwardani saat kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Tahun Anggaran 2025, Selasa (4/11/2025).(Foto: Kemenkum Bali)

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, menyampaikan bahwa orientasi PPPK menjadi momentum penting bagi aparatur di lingkungan Kemenkum untuk memperkuat identitas sebagai bagian dari ASN yang profesional dan ber-AKHLAK.

“Melalui orientasi ini, para PPPK diharapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam setiap tugas dan tanggung jawabnya, serta menjadi teladan dalam memberikan pelayanan publik yang humanis, responsif, dan berintegritas,” tegasnya.

Kegiatan orientasi PPPK dengan metode PJJ ini berlangsung lancar dan interaktif. Para peserta aktif mengikuti rangkaian pembelajaran yang mencakup nilai dasar ASN, etika pelayanan publik, serta penguatan kompetensi karakter sebagai aparatur pemerintah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan Kemenkum dan bangsa Indonesia.(One/01)