Ketika Pembangunan Menjadi Ibadah

prajurit dan warga kembali berkumpul di lokasi pembangunan musholla
Kegiatan prajurit dan warga saat berkumpul di lokasi pembangunan musholla (Foto Istimewa)

PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Pagi itu matahari belum terlalu tinggi ketika para prajurit dan warga kembali berkumpul di lokasi pembangunan musholla. Tanpa aba-aba panjang, pekerjaan langsung dimulai—ada yang mengangkat rangka atap, ada yang menyiapkan adukan plester, dan sebagian lainnya mengatur jalur pipa air. Senin (16/2/26)

Bagi Satgas TMMD, setiap palu yang diketukkan dan setiap pipa yang dipasang bukan sekadar rutinitas teknis. Ada nilai ibadah di dalamnya. Musholla yang dibangun ini diharapkan menjadi tempat warga menenangkan hati, memperkuat iman, dan mempererat silaturahmi.

Pemasangan pipanisasi untuk tempat wudhu dilakukan dengan teliti. Titik-titik keluaran air disesuaikan agar memudahkan jamaah, terutama lansia dan anak-anak. Sementara itu, pekerjaan plester dinding dilakukan secara bertahap agar hasilnya rapi dan tahan lama.

BACA JUGA  Imigrasi Tanjung Pinang Deportasi Dua Warga Negara Asing

“Kami ingin musholla ini benar-benar nyaman digunakan. Karena kenyamanan beribadah juga bagian dari kekhusyukan,” tutur Praka Arifin di sela pekerjaannya.

Semangat gotong royong yang terjalin membuat pembangunan terasa ringan. Di tempat ini, batas antara prajurit dan warga seolah melebur, digantikan oleh tujuan yang sama: menghadirkan rumah ibadah yang layak bagi seluruh masyarakat.(ACZ)