“Dharmapala Nusantara hadir untuk menjadi penaung dan pelindung seluruh komunitas Buddhis Indonesia.”
JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Kevin Wu resmi dilantik kembali sebagai Ketua Umum Dharmapala Nusantara (DN) periode 2025 – 2030 di Vihara Dhammacakka Jaya, Sunter, Jakarta Utara, Jumat (27/2/2026). Pelantikan ini menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk memperkuat kontribusi DN bagi bangsa dan memperkokoh persatuan komunitas Buddhis di Indonesia.
Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Dharmapala Nusantara dihadiri 24 pengurus pusat baru, Dewan Pengawas, Pengurus Daerah (DPD dan DPC), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Dharmapala, Bhikkhu Sangha, serta pimpinan organisasi Buddhis nasional dan kepemudaan.
Acara juga dihadiri Ketua Umum Permabudhi, perwakilan Walubi, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Binmas) Buddha Kementerian Agama (Kemenag) RI Supriyadi, serta lebih dari 45 pimpinan dan perwakilan organisasi Buddhis, termasuk Gema Budhi dan Hikmahbudhi.
Dalam sambutannya, Kevin Wu menegaskan bahwa DN tetap menjadi organisasi yang tidak bernaung pada satu sekte atau mazhab tertentu.
“Dharmapala Nusantara hadir untuk menjadi penaung dan pelindung seluruh komunitas Buddhis Indonesia,” ujarnya.
Perjuangan Aktivis Buddhis
Kevin menuturkan, DN lahir dari perjuangan aktivis Buddhis sejak 2008 yang bersatu menghadapi berbagai persoalan, mulai dari kasus penghinaan dan penodaan agama hingga gangguan terhadap tempat ibadah umat Buddha.
“Karakter advokasi tersebut membentuk DN hingga menjadi organisasi yang aktif dalam mendukung berbagai kegiatan Buddhis, termasuk pengawalan perjalanan bhikkhu thudong dari Thailand yang melintas Malaysia, Singapura, hingga Indonesia pada 2025,” katanya.
Menurut Kevin, secara harfiah Dharmapala berarti penjaga Dharma. DN ke depan diharapkan semakin berperan tidak hanya bagi komunitas Buddha, tetapi juga dalam penguatan keberagaman, toleransi, dan persatuan di Indonesia.
Selain itu, Kevin mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam pelantikan dan perjalanan organisasi, termasuk pemerintah melalui Dirjen Bimnas Buddha, pimpinan majelis Buddhis, panitia, serta para sponsor dan mitra.
“Kita berharap sinergi tersebut dapat terus terjaga dalam merawat Buddha Dharma di Indonesia dan mewujudkan semangat sabbe satta bhavantu sukhitatta atau semoga semua makhluk berbahagia,” tuturnya.(PR/01)









