KONI Pusat Matangkan Balap Sepeda Asian Games 2026

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menerima audiensi Sekjen PP Indonesia Cycling Federation (PP ICF) Jadi Rajagukguk untuk membahas strategi pembinaan dan persiapan atlet balap sepeda Indonesia menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. (Foto: ist/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat bersama Pengurus Pusat Indonesia Cycling Federation (PP ICF) memperkuat sinergi untuk mematangkan persiapan cabang olahraga balap sepeda menghadapi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.

Langkah tersebut dibahas dalam audiensi antara Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman dan Sekretaris Jenderal PP ICF Jadi Rajagukguk di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan olahraga prestasi nasional sekaligus memastikan program yang telah disusun PP ICF berjalan optimal menuju pesta olahraga terbesar di Asia.

Dalam audiensi itu, kedua pihak membahas berbagai strategi untuk meningkatkan daya saing atlet balap sepeda Indonesia.

Fokus pembahasan meliputi pembinaan atlet, pemetaan nomor-nomor unggulan yang berpotensi meraih medali, hingga penguatan sistem pembinaan berkelanjutan.

Marciano Norman menegaskan bahwa pembinaan atlet yang konsisten menjadi kunci utama dalam membangun prestasi di level internasional.

Karena itu, KONI Pusat terus memberikan dukungan kepada induk organisasi cabang olahraga yang menjalankan program pembinaan secara terarah dan berkesinambungan.

Menurutnya, balap sepeda Indonesia telah menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir berkat komitmen pengurus dan dukungan seluruh pemangku kepentingan olahraga.

Marciano memberikan apresiasi kepada PP ICF atas konsistensinya membangun sistem pembinaan atlet sejak usia muda hingga level elite.

BACA JUGA  KONI Pusat Kenang Wismoyo Arismunandar, Semangat Patriot Olahraga Terus Dilanjutkan

Ia juga memberikan penghormatan kepada Ketua Umum PP ICF, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang dinilai berhasil membangun fondasi pembinaan balap sepeda nasional sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di berbagai kejuaraan internasional.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menerima audiensi Sekjen PP Indonesia Cycling Federation (PP ICF) Jadi Rajagukguk untuk membahas strategi pembinaan dan persiapan atlet balap sepeda Indonesia menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. (Foto: ist/SP).

“Cabang olahraga harus dipimpin oleh sosok yang kuat. Karena itu saya memberikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Bapak Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang telah berhasil membangun program pembinaan yang sangat baik sehingga mampu mengantarkan atlet balap sepeda Indonesia meraih prestasi di kancah internasional,” ujar Marciano Norman.

Ia mengaku optimistis dengan kesiapan atlet balap sepeda Indonesia menghadapi Asian Games 2026.

Menurutnya, berbagai program latihan, pemusatan latihan, dan pengalaman bertanding yang telah dijalani para atlet menjadi modal penting untuk bersaing dengan negara-negara kuat di Asia.

“Saya sangat senang mendengarkan kesiapan atlet balap sepeda kita. Saya juga bersyukur Bapak Kapolri selalu mampu memberikan solusi terhadap berbagai kebutuhan PP ICF. Semoga pengalaman yang diperoleh para atlet melalui program pembinaan yang telah dijalankan dapat membuahkan hasil terbaik pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP ICF Jadi Rajagukguk menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan KONI Pusat terhadap pengembangan balap sepeda Indonesia.

BACA JUGA  Takluk 37-66 dari Iran, Timnas U-16 Masih Bisa Berkembang dan Beri Perlawanan

Menurutnya, sinergi yang terjalin antara KONI Pusat dan PP ICF menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat persiapan menuju Asian Games 2026.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum KONI Pusat atas dukungan dan arahannya kepada PP ICF. Pertemuan ini semakin memperkuat semangat kami dalam mempersiapkan atlet balap sepeda Indonesia menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya,” ujar Jadi Rajagukguk.

Ia menegaskan bahwa PP ICF berkomitmen menjalankan program pembinaan secara berkelanjutan sebagai bagian dari proses meningkatkan performa atlet.

Program tersebut mencakup peningkatan kualitas latihan, evaluasi performa atlet secara berkala, serta memberikan kesempatan lebih banyak kepada atlet untuk mengikuti kompetisi internasional sebagai sarana menambah pengalaman bertanding.

Menurut Jadi, pengalaman internasional menjadi faktor penting dalam meningkatkan mental, kemampuan teknis, dan kesiapan atlet menghadapi persaingan di ajang multi-event seperti Asian Games.

“Dukungan KONI Pusat menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet sehingga mampu bersaing di level Asia,” katanya.

Ia optimistis, dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan olahraga, atlet balap sepeda Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk meraih prestasi terbaik pada Asian Games 2026.

BACA JUGA  Digelar di 19 Kota, Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2024 Cetak Atlet Berkualitas

“Kami percaya, dengan dukungan KONI Pusat serta kerja sama seluruh pemangku kepentingan olahraga, atlet balap sepeda Indonesia memiliki peluang yang semakin besar untuk meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama bangsa pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya,” tambahnya.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi bukti komitmen bersama antara KONI Pusat dan PP ICF dalam memperkuat pembinaan olahraga prestasi nasional.

Melalui sinergi yang semakin erat, kedua pihak berharap seluruh program pembinaan dapat berjalan sesuai target sehingga Indonesia mampu menghadirkan atlet balap sepeda yang kompetitif dan berpeluang menyumbangkan medali bagi kontingen Merah Putih pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.

KONI Pusat menegaskan akan terus mendukung setiap cabang olahraga yang memiliki program pembinaan terukur dan berorientasi prestasi, sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing olahraga Indonesia di tingkat Asia maupun dunia. (09/AGF).