PROBOLINGGO-JATIM, SUDUTPANDANG.ID – Koramil 0820-17/Pakuniran mendampingi sekaligus mengamankan proses penyaluran bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo kepada warga terdampak bencana di Dusun Krajan, RT 04 RW 02, Desa Alaspandan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (14/1).
Anggota Koramil 0820-17/Pakuniran, Serma Norman Hasyim, mengatakan kehadirannya bertujuan mengawal dan mengamankan penyaluran bantuan agar berjalan tertib serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
“Kehadiran kami merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab dalam memberikan rasa aman pada setiap kegiatan, termasuk penyerahan bantuan seperti saat ini,” ujar Norman.
Ia menambahkan, keterlibatan aparat kewilayahan merupakan bagian dari tugas pokok sebagai pembina desa, yakni menjaga keamanan wilayah binaan serta melaksanakan komunikasi sosial guna mendukung pembinaan teritorial.
“Kami akan selalu proaktif dan siap melaksanakan pengamanan serta pengawalan dalam setiap kegiatan, baik pemerintahan, keagamaan, maupun sosial,” katanya.
Norman berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu warga terdampak untuk segera pulih dan meringankan beban pascabencana.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Sementara itu, perwakilan BPBD Kabupaten Probolinggo yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana.
Langkah cepat dan kolaboratif antarinstansi tersebut sejalan dengan arahan Bupati Probolinggo Mohammad Haris yang menekankan pentingnya respons cepat dan tepat dalam menghadapi setiap kejadian kebencanaan.
Bupati menegaskan bahwa setiap bencana, sekecil apa pun, harus segera ditangani agar masyarakat terdampak tidak menunggu lama untuk mendapatkan bantuan, terutama kebutuhan dasar.
“Kami juga memastikan kondisi warga terdampak aman, sehat, dan dapat kembali beraktivitas. Pendampingan psikososial serta dukungan layanan kesehatan dari puskesmas turut dilibatkan agar penanganan berjalan menyeluruh,” ujarnya.(ACZ/01)









