Krisna Bayu Calon Tunggal Ketum Persambi 2026-2030

Krisna Bayu dipastikan kembali memimpin Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Sambo Indonesia (PP Persambi) setelah menjadi calon tunggal Ketua Umum periode 2026-2030. (Foto: Persambi).
Krisna Bayu dipastikan kembali memimpin Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Sambo Indonesia (PP Persambi) setelah menjadi calon tunggal Ketua Umum periode 2026-2030. (Foto: Persambi).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Krisna Bayu dipastikan kembali memimpin Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Sambo Indonesia (PP Persambi) setelah menjadi calon tunggal Ketua Umum periode 2026-2030 dalam Musyawarah Nasional (Munas) Persambi yang akan digelar di Lantai 16 Gedung FX Senayan, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Kepastian tersebut disampaikan Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon (Balon) Ketua Umum PP Persambi periode 2026-2030, Arnold Silalahi.

Ia menyebut dukungan penuh dari 22 Pengurus Provinsi (Pengprov) Persambi menjadi faktor utama yang mengantarkan Krisna Bayu sebagai calon tunggal dalam Munas tersebut.

“Sebanyak 22 Pengprov Persambi masih tetap menginginkan Krisna Bayu memimpin. Jadi, beliau dipastikan akan menjabat kembali sebagai Ketua Umum PP Persambi periode 2026-2030. Ini akan menjadi periode ketiganya,” kata Arnold Silalahi saat dihubungi di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Dengan status sebagai calon tunggal, Krisna Bayu praktis akan melanjutkan kepemimpinannya tanpa pesaing dalam forum tertinggi organisasi tersebut.

Sebelumnya, ia telah memimpin PP Persambi selama dua periode, yakni 2018-2022 dan 2022-2026.

Menanggapi hal tersebut, Krisna Bayu mengaku siap menerima amanah untuk kembali memimpin organisasi yang menaungi olahraga sambo di Indonesia.

BACA JUGA  Sirnas Padel 2026 Jakarta Pecahkan Rekor Peserta

Ia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan prestasi atlet sambo Tanah Air di kancah internasional.

“Saya siap menerima amanah ini. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Ketua Umum KONI Pusat dan Ketua KOI. Mereka mendukung dan meminta agar prestasi Sambo Indonesia terus ditingkatkan,” ujar Krisna Bayu.

Ia menambahkan, dukungan dari pemangku kepentingan olahraga nasional menjadi motivasi tambahan bagi dirinya untuk membawa sambo Indonesia ke level yang lebih tinggi, baik dari sisi prestasi maupun pembinaan atlet.

Selama kepemimpinannya, PP Persambi memang mencatat sejumlah capaian membanggakan.

Pada Kejuaraan Asia Sambo 2019 di India, tim Indonesia berhasil meraih tiga medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu.

Capaian ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perkembangan olahraga sambo nasional.
Prestasi tersebut berlanjut pada ajang SEA Games 2019 di Manila, Filipina.

Dalam multi-event olahraga terbesar di Asia Tenggara itu, tim sambo Indonesia sukses mengoleksi satu medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu.

Tidak hanya fokus pada prestasi internasional, PP Persambi juga aktif dalam penyelenggaraan event berskala dunia.

BACA JUGA  Nazaruddin Terpilih, IPF Siap Perkuat Prestasi Nasional

Pada 2025, organisasi ini sukses menggelar Kejuaraan Dunia Sambo kategori kadet dan junior di Bogor, Jawa Barat.

Dalam ajang tersebut, atlet Indonesia berhasil menyumbangkan empat medali perunggu.

Keberhasilan menjadi tuan rumah kejuaraan dunia itu dinilai sebagai bukti kesiapan Indonesia dalam menggelar event olahraga internasional, sekaligus memperkuat posisi sambo sebagai cabang olahraga yang berkembang pesat di Tanah Air.

Memasuki tahun 2026, PP Persambi telah menyiapkan sejumlah agenda strategis untuk meningkatkan kualitas kompetisi dan pembinaan atlet.

Salah satunya adalah penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sambo yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Mei 2026.

Kejurnas tersebut akan mengusung konsep terbuka dengan melibatkan peserta dari seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.

Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pembinaan serta menjaring bibit-bibit atlet potensial dari berbagai daerah.

Selain itu, PP Persambi juga memiliki ambisi besar untuk menjadi tuan rumah World Combat Games 2027.

Ajang multi-cabang olahraga bela diri tingkat dunia tersebut dinilai sebagai peluang strategis untuk meningkatkan eksistensi sambo Indonesia di panggung global.

BACA JUGA  Juara Grup A, Tim Voli Putra ke Semifinal

Krisna Bayu menilai, jika Indonesia berhasil menjadi tuan rumah, hal itu tidak hanya akan berdampak pada peningkatan prestasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekosistem olahraga bela diri secara keseluruhan.

“Ke depan, kami ingin membawa sambo Indonesia semakin dikenal di dunia. Menjadi tuan rumah World Combat Games 2027 adalah salah satu target besar kami,” ujarnya.

Dengan dukungan mayoritas Pengprov serta rekam jejak prestasi yang telah ditorehkan, Krisna Bayu diyakini akan kembali membawa PP Persambi melangkah lebih jauh dalam pengembangan olahraga sambo di Indonesia.

Munas Persambi 2026 pun diprediksi akan berlangsung lancar, sekaligus menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk menyongsong berbagai agenda besar ke depan. (09/AGF).