JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Cinta Tanah Air (GRACIA) mempertanyakan keberadaan sejumlah karangan bunga yang dipajang di depan sebuah sekolah bertaraf internasional di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Pertanyaan itu disampaikan oleh Sekretaris LSM GRACIA, Hisar Sihotang, yang didampingi Kepala Bidang Hukum O. Pakpahan serta Kepala Bidang Pendidikan Arny Novida Haryarti Harianja.
Hisar menjelaskan, lembaganya sebelumnya telah melayangkan surat kepada pihak sekolah terkait dugaan tindakan perundungan (bullying) dan adanya informasi yang dinilai mengandung hoaks.
“Karena itu, kami merasa keberadaan karangan bunga tersebut perlu diklarifikasi,” ujar Hisar dalam keterangannya, Kamis (4/12).
Beberapa karangan bunga yang terpajang diketahui memuat tulisan bernada penolakan terhadap “oknum polisi, oknum tentara, serta LSM dan premanisme di sekolah kami.”
Menurut Hisar, ada tulisan di papan bunga tersebut berpotensi menyudutkan LSM GRACIA.
“Kami merasa tulisan itu mengarah kepada lembaga kami. Jika ada persoalan antar-murid, semestinya dapat diselesaikan secara internal,” ujarnya.
Ia menambahkan, kemunculan berbagai karangan bunga di depan sekolah itu telah menimbulkan pertanyaan masyarakat dan berpotensi memunculkan persepsi yang mengarah pada informasi tidak benar.
Tampak papan bunga berjejer di halaman gedung sekolah, salah satunya bertuliskan: ‘Pak Prabowo Yth, Bantu Kami Menindak Tegas Oknum Kader Partai yang Menolak Keputusan Dewan Guru dan TPPKI. Anak-anak Jadi Korban.”
Terkait banyaknya karangan bunga tersebut, pihak sekolah internasional yang berada di Kelapa Gading belum dapat dikonfimasi.(tim)

