SUDUTPANDANG.ID – Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, menunjukkan performa impresif pada sesi latihan Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano, Jumat (12/9/2025) malam WIB. Setelah sempat menutup sesi FP1 di posisi kelima, Marquez berhasil bangkit dan mencatatkan waktu tercepat dengan torehan 1 menit 30,480 detik.
Catatan tersebut menempatkan pembalap asal Spanyol itu di urutan teratas, unggul tipis atas dua pembalap Italia, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) dan Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team), yang hanya terpaut kurang dari 0,2 detik.
Sejak awal sesi, persaingan di lintasan Misano berlangsung sengit. Bezzecchi sempat tampil agresif dan mengambil alih posisi teratas dari Marquez. Tidak lama kemudian, Francesco “Pecco” Bagnaia juga menunjukkan dominasinya dengan sempat menempati peringkat pertama.
Namun, usaha Pecco mempertahankan catatan waktunya tak bertahan lama. Di menit-menit akhir sesi, Marquez kembali tampil cepat dan mencatatkan putaran sempurna. Aksi tersebut membuat juara dunia delapan kali itu menyalip Bagnaia sekaligus memastikan dirinya sebagai pembalap tercepat pada sesi latihan.
Bagnaia akhirnya harus puas menempati posisi keempat dengan selisih 0,230 detik dari rekan setimnya. Sementara itu, posisi kelima diamankan oleh adik Marc, Alex Marquez, yang membela Gresini Racing.
Sinyal Kebangkitan Marquez
Hasil latihan ini semakin memperkuat keyakinan bahwa Marc Marquez mulai menemukan kembali sentuhan terbaiknya setelah bergabung dengan Ducati Lenovo. Kecepatan konsisten dan keberaniannya menekan di tikungan tajam Misano menjadi bukti bahwa ia siap bersaing di barisan depan.
“Latihan ini memberi saya rasa percaya diri. Kami berhasil menemukan setelan motor yang sesuai, meskipun masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki untuk balapan utama. Namun saya senang bisa tampil cepat,” ujar Marquez usai sesi latihan.
Sementara itu, Bezzecchi dan Morbidelli juga menunjukkan progres positif. Dengan selisih waktu yang sangat tipis, keduanya berpotensi menjadi ancaman serius pada sesi kualifikasi maupun balapan utama.
Atmosfer Misano kian memanas dengan dukungan penuh para penggemar Italia yang mendukung Bagnaia, Bezzecchi, dan Morbidelli. Meski gagal menguasai sesi latihan, Bagnaia tetap menjadi salah satu favorit utama untuk meraih podium di balapan nanti.
“Motor terasa stabil, tetapi saya tidak bisa meningkatkan catatan waktu di lap terakhir. Kami akan bekerja keras di sesi berikutnya,” kata Bagnaia.
Menuju Balapan Utama
Dengan hasil ini, Ducati kembali menegaskan dominasinya di lintasan. Dua pembalap mereka, Marc dan Pecco, sama-sama berada di lima besar, memperlihatkan potensi besar menghadapi balapan Minggu nanti.
Sesi kualifikasi akan menjadi penentu posisi start, dan semua mata kini tertuju pada Marquez yang tampil garang di latihan. Jika konsistensi ini terjaga, bukan mustahil ia kembali naik podium dan memperpanjang catatan gemilangnya bersama Ducati.
Grand Prix San Marino dipastikan akan menyuguhkan persaingan sengit, bukan hanya antar pembalap Ducati, tetapi juga dari rival-rival tangguh seperti Bezzecchi dan Morbidelli yang siap memberi kejutan.(01)


