MLSC Samarinda 2026 Sukses, 642 Siswi Ramaikan Debut

Juara, runner-up, semifinalis KU 10 serta KU 12 merayakan keberhasilan bersama di podium usai pertandingan final MilkLife Soccer Challenge Samarinda Seri 2 2025/2026 di Borneo FC Training Centre, Minggu (26/4/2026). (Dok. MilkLife Soccer Challenge).
Juara, runner-up, semifinalis KU 10 serta KU 12 merayakan keberhasilan bersama di podium usai pertandingan final MilkLife Soccer Challenge Samarinda Seri 2 2025/2026 di Borneo FC Training Centre, Minggu (26/4/2026). (Dok. MilkLife Soccer Challenge).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge Samarinda Seri 2 2025-2026 sukses digelar dan menjadi momentum penting bagi perkembangan sepak bola putri usia dini di Kalimantan Timur. Ajang yang berlangsung di Borneo FC Training Centre pada 23–26 April 2026 itu diikuti oleh 642 siswi dari 44 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Samarinda dan sekitarnya.

Turnamen yang diinisiasi oleh Djarum Foundation melalui Bakti Olahraga serta didukung oleh MilkLife ini menghadirkan total 62 tim. Rinciannya, 30 tim bertanding di kategori usia 10 (KU-10) dan 32 tim di kategori usia 12 (KU-12). Antusiasme tinggi peserta menandai keberhasilan Samarinda sebagai kota debutan dalam seri kedua kompetisi ini.

Pada kategori KU-10, SDN 008 Palaran keluar sebagai juara setelah menaklukkan SDN 009 Samarinda Seberang dengan skor tipis 1-0 di partai final. Sementara itu, di kategori KU-12, SDN 002 Samarinda Kota tampil dominan dan meraih gelar juara usai mengalahkan SDN 018 Samarinda Ulu dengan skor 5-2.

Direktur PT Bayan Resources Tbk, Merlin, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan turnamen yang didukung penuh oleh Bayan Peduli. Ia menilai ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda.

“Kami bangga melihat para siswi bertanding dengan penuh semangat dan sportivitas. Ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga tentang membangun karakter, disiplin, dan keberanian generasi muda,” ujar Merlin.

Menurutnya, kehadiran MLSC di Samarinda menjadi momentum penting dalam membuka ruang bagi talenta sepak bola putri untuk berkembang. Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung pembinaan olahraga yang inklusif dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Barcelona Resmi Pecat Xavi Hernandes

Program Director MLSC, Teddy Tjahjono, juga mengapresiasi semangat para peserta yang tampil penuh energi sepanjang turnamen. Ia menilai Samarinda langsung menunjukkan potensi besar meski baru pertama kali menjadi tuan rumah.

“Antusiasme siswi di Samarinda luar biasa. Kami melihat semangat bertanding, keberanian, dan kemauan belajar yang tinggi. Ini menjadi modal penting untuk pembinaan jangka panjang sepak bola putri,” kata Teddy.

Ia menambahkan, kehadiran Samarinda sebagai kota baru merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan pembinaan di luar Pulau Jawa. Dengan fondasi awal yang positif, ia optimistis kualitas pemain dari daerah akan terus meningkat melalui kompetisi berkelanjutan.

Ke depan, para pemain terbaik dari Samarinda akan diproyeksikan tampil di ajang MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kudus pada 24–28 Juni 2026. Mereka akan bersaing dengan perwakilan dari 11 kota lainnya di tingkat nasional.

Dalam rangka persiapan menuju turnamen tersebut, para pemain terpilih akan menjalani program latihan tambahan bertajuk MilkLife Soccer Extra Training. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis, fisik, serta mental bertanding pemain.

Head Coach MLSC, Jacksen Ferreira Tiago, telah mengantongi 25 nama pemain yang akan mengikuti program tersebut. Dari jumlah itu, nantinya akan diseleksi menjadi 16 pemain terbaik yang akan memperkuat tim Samarinda di ajang nasional.

BACA JUGA  Pecahkan Rekor Dunia, Lifter Rahmat Erwin Abdullah Sabet Emas AG Hangzhou

“Kita harus selektif, tetapi juga memberi ruang bagi anak-anak untuk beradaptasi. Di Samarinda, latihan harus lebih intens karena kita masih dalam tahap awal pembinaan,” ujar Jacksen.

Ia menilai kehadiran MLSC menjadi titik awal penting bagi pengembangan sepak bola putri di daerah yang sebelumnya minim kompetisi. Menurutnya, keberlanjutan program seperti ini sangat dibutuhkan untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang kuat.

Partai final menjadi puncak kemeriahan turnamen. Di kategori KU-10, SDN 008 Palaran berhasil mencuri kemenangan lewat gol tunggal Girana Natasha pada menit ke-22. Meski sempat tertekan oleh dominasi lawan, penampilan gemilang penjaga gawang Adelia Zahra menjadi kunci keberhasilan tim mempertahankan keunggulan.

“Saya senang bisa mencetak gol dan membawa tim menjadi juara. Semoga MLSC terus ada agar kami bisa berkembang,” ujar Girana.

Sementara di kategori KU-12, SDN 002 Samarinda Kota tampil impresif dengan kemenangan 5-2. Azizah Diana Putri mencetak dua gol cepat, sementara Adiba Sanas Primayuga menjadi bintang dengan torehan hattrick. Di sisi lawan, Asiah Nur Fatimah mencetak dua gol balasan, namun belum cukup untuk menghindarkan timnya dari kekalahan.

“Saya bangga bisa mencetak hattrick dan membawa tim juara. Saya ingin terus berlatih agar bisa berkembang lebih baik,” kata Adiba.

Selain juara, panitia juga memberikan penghargaan individu seperti top skor, pemain terbaik, penjaga gawang terbaik, serta tim fair play di masing-masing kategori. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas performa dan sportivitas para peserta sepanjang turnamen.

BACA JUGA  Borneo FC Masih Butuh Beberapa Laga Uji Coba

Keberhasilan penyelenggaraan MLSC Samarinda Seri 2 2025–2026 menjadi bukti bahwa sepak bola putri mulai mendapatkan tempat di hati masyarakat. Dengan dukungan berbagai pihak, turnamen ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pembinaan atlet usia dini di Indonesia. (09/AGF).

Daftar Pemenang MLSC Samarinda Seri 2 2025 – 2026:

Kategori Usia 10:

Champion: SDN 008 Palaran

Runner-up: SDN 009 Samarinda Seberang

Semifinalis: MI MA Arif NU 003 dan SDN 007 Samarinda Ulu

Top Scorer: Martina Satriani Kolin – SDN 008 Palaran (9 gol)

Best Player: Lovelyna Sua – SDN 009 Samarinda Seberang

Best Goalkeeper: Edelways Cassandra – SDN 009 Samarinda Seberang

Fairplay Team: SD Muhammadiyah 1 Samarinda

Kategori Usia 12:

Champion: SDN 002 Samarinda Kota

Runner-up: SDN 018 Samarinda Ulu

Semifinalis: SDN 019 Samarinda Utara dan SDN 009 Sungai Kunjang

Top Scorer: Asiah Nur Fatimah – SDN 018 Samarinda Ulu (15 gol)

Best Player: Adiba Sanas Primayuga – SDN 002 Samarinda Kota

Best Goalkeeper: Ayla Putri Al Zahra – SDN 019 Samarinda Utara

Fairplay Team: MI At – Taqwa Samarinda.