SDN Lowokwaru 3 dan SDN Tulungrejo 02 Juara MLSC Malang

Partai final MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 2 2025–2026 melahirkan juara baru. (Foto: ist/sp)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Partai final MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Malang Seri 2 2025–2026 melahirkan dua juara baru pada kategori usia 10 dan usia 12. Turnamen sepak bola putri usia dini yang berlangsung di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (24/5), menjadi panggung dominasi SDN Lowokwaru 3 dan SDN Tulungrejo 02.

Pada kategori usia 12 (KU 12), SDN Lowokwaru 3 tampil superior usai menaklukkan SDN 3 Pandanlandung dengan skor telak 3-0. Seluruh gol kemenangan dicetak oleh Adelice Maureen Hanum Faisal yang sekaligus mengukuhkan diri sebagai top scorer turnamen dengan koleksi 36 gol.

Sejak peluit awal dibunyikan, SDN Lowokwaru 3 langsung mengambil inisiatif serangan. Adelice membuka keunggulan cepat pada menit kedua sebelum menggandakan skor dua menit berselang. Tekanan bertubi-tubi membuat SDN 3 Pandanlandung kesulitan mengembangkan permainan.

Kesempatan memperkecil ketertinggalan sebenarnya sempat dimiliki SDN 3 Pandanlandung melalui hadiah penalti yang dieksekusi Aisyah Alya Putri. Namun, penjaga gawang SDN Lowokwaru 3, Aisyah Fadzila Samha, tampil gemilang dengan menggagalkan peluang tersebut.

Memasuki babak kedua, SDN 3 Pandanlandung berusaha bangkit lewat sejumlah serangan balik. Akan tetapi, lini pertahanan SDN Lowokwaru 3 tampil disiplin hingga sulit ditembus. Menjelang akhir laga, Adelice kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk melengkapi hat-trick sekaligus memastikan kemenangan 3-0 bagi timnya.

Usai pertandingan, Adelice mengaku bangga dapat membantu tim meraih gelar juara. Ia menyebut keberhasilan tersebut diraih melalui kerja keras menjaga keseimbangan latihan dan waktu istirahat selama turnamen berlangsung.

“Lumayan capek karena harus bisa mengatur latihan dan istirahat supaya tetap fit saat pertandingan. Tapi saya senang karena perjuangannya terbayar di final. Saya juga bangga bisa membantu tim meraih kemenangan,” ujar Adelice.

BACA JUGA  Pemprov DKI Dukung MilkLife Soccer Challenge Sepak Bola Putri

Pelatih SDN Lowokwaru 3, Hazmi Wardi, memberikan apresiasi terhadap penampilan anak asuhnya yang mampu menjalankan instruksi dengan baik sepanjang pertandingan final. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kedisiplinan pemain selama menjalani latihan.

“Anak-anak bermain luar biasa dan mengikuti instruksi pelatih dengan baik. Adelice juga memberikan kontribusi besar lewat gol-gol penting. Kami berharap MilkLife Soccer Challenge terus digelar di Malang karena sangat positif untuk pembinaan sepak bola putri,” kata Hazmi.

Sementara itu, pada kategori usia 10 (KU 10), SDN Tulungrejo 02 sukses mengalahkan SDN Tunjungsekar 3 dengan skor 3-1. Kemenangan tersebut menjadi pencapaian istimewa setelah pada Seri 1 lalu mereka hanya mampu melaju hingga babak delapan besar.

SDN Tulungrejo 02 membuka keunggulan lewat gol Azzahra Nur Fitria Umayra pada menit ke-11. SDN Tunjungsekar 3 sempat menyamakan kedudukan dua menit kemudian melalui Jingga Meutia Ardhanareswari.

Namun, SDN Tulungrejo 02 kembali mengambil alih permainan berkat dua gol tambahan dari Kholifah Nur Avilia pada menit ke-17 dan 27. Skor 3-1 bertahan hingga laga usai.

Pelatih SDN Tulungrejo 02, Tri Cahyo Suseno, menyebut keberhasilan timnya menjadi juara merupakan hasil evaluasi dari kegagalan di seri sebelumnya. Ia menilai faktor mental menjadi kunci utama kemenangan di partai final.

“Alhamdulillah tahun ini kami bisa juara setelah di Seri 1 hanya sampai delapan besar. Anak-anak terus berlatih dan memperbaiki kekurangan. Yang paling penting adalah mental bertanding mereka jauh lebih siap,” ujar Tri.

BACA JUGA  Jacksen Tiago Tegaskan Jalur Timnas Putri Dimulai dari Pembinaan Dini

Penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 2 2025–2026 juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dari sisi peserta. Turnamen yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut diikuti 2.161 peserta dari 122 sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di Malang Raya.

Jumlah tersebut meningkat dibanding Seri 1 yang diikuti 1.918 peserta dari 120 sekolah. Pada kategori KU 10, jumlah tim bertambah dari 64 menjadi 82 tim. Sementara kategori KU 12 meningkat dari 111 menjadi 116 tim.

Anggota Executive Committee PSSI Bidang Kompetisi Kota Malang, Rochman Hadi, menyambut positif peningkatan antusiasme peserta dalam turnamen sepak bola putri tersebut. Ia menilai kompetisi usia dini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem sepak bola putri di daerah.

“Kami sangat berterima kasih karena MilkLife Soccer Challenge kembali hadir di Malang untuk tahun kedua. Ini menjadi momentum penting untuk pembinaan pemain putri sekaligus meningkatkan gairah sepak bola putri di Malang Raya,” kata Rochman.

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menilai peningkatan jumlah peserta menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap konsistensi penyelenggaraan turnamen.

Menurut Teddy, komitmen jangka panjang dalam mengembangkan sepak bola putri usia dini membuat semakin banyak sekolah dan orang tua mendukung partisipasi anak-anak mereka dalam kompetisi tersebut.

“Antusiasme peserta meningkat karena masyarakat melihat keseriusan kami dalam menyelenggarakan turnamen secara berkelanjutan, baik di Malang maupun kota lainnya,” ujar Teddy.

Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann, menilai Malang memiliki potensi besar dalam pengembangan sepak bola putri karena didukung kultur sepak bola yang kuat serta antusiasme sekolah-sekolah yang terus meningkat.

BACA JUGA  Simon Tahamata Bangun Sistem Scouting Terpadu untuk Cetak Generasi Emas Timnas Indonesia

Menurut Timo, pembinaan yang dilakukan secara kontinu akan melahirkan pemain-pemain berbakat yang nantinya berkembang melalui sekolah sepak bola atau kompetisi yang lebih tinggi. (09/AGF).

Berikut daftar juara MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 2 2025–2026:

Kategori Usia 10

  • Juara: SDN Tulungrejo 02
  • Runner-up: SDN Tunjungsekar 3
  • Semifinalis: SDN Tulungrejo 04 Batu dan SDN 1 Sukoanyar
  • Top Scorer: Syakila Naura Putri (SDN Sawojajar 6) – 32 gol
  • Best Player: Ya’qud Nadhifah Rafani Utomo (SD Islam Al Falah)
  • Best Goalkeeper: Cahaya Ni’matul Solehah (SDN Tulungrejo 02)
  • Fair Play Team: SD Islam Al Falah

Kategori Usia 12

  • Juara: SDN Lowokwaru 3
  • Runner-up: SDN 3 Pandanlandung
  • Semifinalis: SDK Santa Maria 01 dan SDN Lowokwaru 4
  • Top Scorer: Adelice Maureen Hanum Faisal (SDN Lowokwaru 3) – 36 gol
  • Best Player: Ananda Nindy Dwi Berlian (SDN Lowokwaru 4)
  • Best Goalkeeper: Aira Firdayanti (SDN 3 Pandanlandung)
  • Fair Play Team: MI Miftahul Huda Sukolilo.