SURABAYA, SUDUTPANDANG.ID – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kajati Jatim), Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol SH MH, mengingatkan seluruh jajarannya agar memaknai ibadah puasa sebagai sarana pembentukan karakter dan penguatan integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.
Hal tersebut disampaikan Kajati Jatim, Agus SST Lumban Gaol, saat memberikan sambutan dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar bersama keluarga besar Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur di Aula Sasana Adhyaksa, Selasa (10/3/2026).
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa bulan suci Ramadan seharusnya menjadi momentum refleksi bagi para jaksa dan pegawai untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, kejernihan pikiran, serta ketenangan hati.
“Ibadah puasa harus dimaknai sebagai proses pembentukan karakter dan integritas. Setiap proses penegakan hukum harus dijalankan dengan kejernihan berpikir dan ketenangan hati. Di balik setiap perkara yang ditangani, terdapat harapan masyarakat yang mendambakan keadilan serta doa dari mereka yang menaruh kepercayaan kepada institusi penegak hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim,” ungkapnya.
Acara buka puasa bersama tersebut diikuti oleh seluruh pegawai serta jaksa fungsional di lingkungan Kejati Jatim. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Jawa Timur Ny. Enny Agus Sahat, Wakajati Jatim Saiful Bahri Siregar bersama Wakil Ketua IAD Jawa Timur, para pejabat utama Kejati Jatim, pengurus IAD, serta sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri dari wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Tanjung Perak.
Sebelum berbuka puasa, kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada 25 anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan.
Selain itu, acara juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh KH Syukron Jazilan. Dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa puasa merupakan sarana penyucian jiwa yang mampu melatih pengendalian diri, menumbuhkan kesabaran, memperkuat ketauhidan, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah dan berbuka puasa bersama. Suasana kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut menunjukkan keharmonisan dan kekompakan keluarga besar Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam menjalankan pengabdian kepada institusi dan masyarakat.(PR/04)










