Nazaruddin Terpilih, IPF Siap Perkuat Prestasi Nasional

Muhammad Nazaruddin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Indonesia Pickleball Federation (IPF) periode 2026–2031. (Foto: ist).
Muhammad Nazaruddin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Indonesia Pickleball Federation (IPF) periode 2026–2031. (Foto: ist).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Muhammad Nazaruddin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Indonesia Pickleball Federation (IPF) periode 2026–2031 melalui Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar di ARTOTEL Gelora Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026). Ia terpilih secara aklamasi setelah mendapat dukungan penuh dari seluruh delegasi pengurus provinsi.

Munas IPF yang dihadiri oleh 29 perwakilan pengurus provinsi dari seluruh Indonesia tersebut menjadi forum tertinggi organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan lima tahun ke depan. Dalam forum tersebut, tidak ada calon lain yang diajukan sehingga Nazaruddin ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua umum baru.

Nazaruddin menggantikan Komarudin yang sebelumnya memimpin IPF. Komarudin kini fokus menjalankan tugasnya sebagai Rektor Universitas Negeri Jakarta, sehingga tidak kembali mencalonkan diri dalam Munas kali ini.

Sejumlah tokoh olahraga nasional turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Kepala Bidang Organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Eko Budi Supriyanto yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Marciano Norman.

Selain itu, turut hadir Executive Committee National Olympic Academy of Indonesia Ikhsan Tualeka serta sejumlah undangan dari berbagai kalangan olahraga.

Dalam sambutannya usai terpilih, Nazaruddin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh pengurus provinsi IPF. Ia menyebut amanah tersebut sebagai tanggung jawab besar yang membutuhkan kerja sama semua pihak.

BACA JUGA  Tampil Tanpa Beban Jadi Kunci Rara Raih Medali Emas

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Amanah ini tentu bukan tugas ringan, tetapi saya yakin dengan kebersamaan seluruh pengurus provinsi dan komunitas pickleball di Indonesia, kita dapat membangun organisasi yang lebih solid,” ujar Nazaruddin.

Ia menegaskan bahwa dalam masa kepemimpinannya, IPF akan fokus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan jumlah atlet serta klub, dan memperluas pembinaan hingga ke daerah-daerah.

Menurutnya, pengembangan olahraga tidak bisa hanya terpusat di kota besar, melainkan harus menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu, Nazaruddin juga menargetkan peningkatan prestasi pickleball Indonesia di level internasional. Ia menilai bahwa cabang olahraga ini memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di berbagai kejuaraan dunia jika didukung dengan sistem pembinaan yang terstruktur.

“Kita ingin pickleball tidak hanya berkembang sebagai olahraga rekreasi, tetapi juga sebagai cabang olahraga prestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di berbagai kejuaraan internasional,” katanya.

Sementara itu, perwakilan KONI, Eko Budi Supriyanto, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Munas IPF yang berlangsung secara demokratis dan kondusif. Ia menilai proses pemilihan yang berjalan lancar mencerminkan soliditas organisasi.

BACA JUGA  KONI Pusat Lantik PB PSTI Periode 2025-2029 di Makassar, Regenerasi Atlet Sepak Takraw Jadi Fokus

“KONI menyambut baik terpilihnya Bapak Muhammad Nazaruddin sebagai Ketua Umum IPF. Kami berharap kepemimpinan yang baru ini mampu memperkuat organisasi, memperluas pembinaan atlet, serta meningkatkan prestasi pickleball Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Eko.

Menurutnya, pickleball merupakan cabang olahraga yang relatif baru berkembang di Indonesia, namun memiliki potensi besar untuk tumbuh pesat. Dengan dukungan manajemen organisasi yang kuat serta program pembinaan yang terarah, olahraga ini diyakini dapat menarik minat masyarakat luas.

Eko juga menekankan pentingnya kolaborasi antara IPF dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, KONI, serta komunitas olahraga, untuk mempercepat perkembangan pickleball di Tanah Air.

Munas IPF 2026 sekaligus menjadi momentum konsolidasi nasional bagi seluruh pengurus provinsi. Dalam forum tersebut, para peserta sepakat untuk menyatukan visi dan misi dalam mengembangkan pickleball sebagai olahraga yang inklusif, kompetitif, dan berprestasi.

Kesepakatan ini dinilai penting untuk memastikan bahwa setiap program kerja yang dijalankan memiliki arah yang jelas dan terukur. Dengan demikian, IPF diharapkan mampu menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

BACA JUGA  Juara All England Tumbang di Babak Awal

Dalam lima tahun ke depan, kepemimpinan Nazaruddin diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi perkembangan pickleball Indonesia. Tidak hanya dari sisi organisasi, tetapi juga dalam hal peningkatan kualitas atlet dan prestasi di tingkat internasional.

Dengan dukungan penuh dari seluruh pengurus provinsi serta sinergi dengan berbagai pihak, IPF optimistis dapat memperluas jangkauan olahraga ini sekaligus mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di kancah global.

Terpilihnya Nazaruddin secara aklamasi menjadi sinyal kuat bahwa seluruh elemen organisasi memiliki kepercayaan dan harapan besar terhadap kepemimpinannya. Ke depan, tantangan utama adalah mewujudkan target tersebut melalui kerja nyata dan program yang terukur. (09/AGF).