JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Pelindo Regional 2 Tanjung Priok kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menyalurkan 3.350 paket sembako kepada para pekerja dan warga yang berada di sekitar kawasan pelabuhan. Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui program Pelindo Berbagi Ramadan 2026 pada Kamis (5/3/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan mie instan.
Paket sembako ini didistribusikan kepada berbagai kelompok yang selama ini beraktivitas di kawasan pelabuhan, di antaranya TKBM Karya Sejahtera, KB-SI Perjuangan, Persatuan Sopir Trailer Tanjung Priok (PSTTP), Gerakan Utara Bersatu, serta petugas kebersihan dan keamanan.
Selain itu, bantuan juga diberikan kepada komunitas ojek, pedagang kaki lima, serta warga yang tinggal di Kelurahan Tanjung Priok dan Kelurahan Warakas.

Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, mengatakan kegiatan berbagi ini merupakan bentuk perhatian perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.
“Momentum Ramadan menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi dan mempererat kebersamaan dengan para pekerja serta masyarakat di sekitar pelabuhan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat serta membantu meringankan kebutuhan masyarakat,” ujar Yandri.
Ia menambahkan bahwa keberadaan pelabuhan tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan logistik nasional, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
“Kami berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat. Melalui program sosial seperti ini, kami berharap hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat dapat terus terjaga,” tambahnya.
Melalui program Berbagi Ramadan, perusahaan berharap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan sosial antara pelabuhan dan warga sekitar. Inisiatif ini juga diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem pelabuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.(PR/04)









