Pemkot Tegaskan Bisnis Plan Jadi Syarat Pembangunan Gerai KKMP, Kodim Kediri Tegaskan Realisasi Kesiapan Lahan

Salah satu gerai KKMD
Salah satu gerai KKMD di Kota Kediri yang masih menempati milik orang lain. (Foto : Istimewa)

KEDIRI, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kota Kediri menegaskan komitmennya dalam memperkuat Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) sebagai bagian program nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meski demikian, program ini tidak semata diarahkan pada pembangunan gerai, melainkan pada penguatan pengurus dan kesiapan usaha koperasi agar dapat tumbuh ke depan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dinkop UMTK), Eko Lukmono saat menanggapi rencana pembangunan gerai KKMP di sejumlah kelurahan. Ia menekankan bahwa meskipun seluruh 46 kelurahan di Kota Kediri telah memiliki koperasi berbadan hukum, tidak serta-merta seluruhnya siap untuk dibangun gerai usaha.

Menurut Eko, koperasi idealnya harus memilili bisnis usaha yang tumbuh nyata. Ia menyebut, hingga kini KKMP di Kota Kediri belum melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), yang sejatinya menjadi indikator dasar kesehatan dan kesiapan koperasi.

BACA JUGA  Lontarkan Tinggi Kolom Abu 500 Meter, Gunung Marapi di Sumbar Meletus

“Kalau gerai sudah berdiri tetapi koperasinya belum memiliki usaha yang jelas, itu justru akan menjadi beban. Gerai menggunakan sistem sewa, lalu siapa yang akan menanggung biaya operasionalnya jika tidak ada kegiatan usaha?,” ujar Eko kepada media, Senin (19/1/2026).

Lebih lanjut Eko menegaskan, bahwa pengurus koperasi harus memiliki perencanaan usaha atau bisnis plan yang matang sebelum pembangunan gerai disepakati dan mendapat persetujuan Wali Kota Kediri.

“Gerai KKMP pada prinsipnya menggunakan sistem sewa. Jika gerai sudah dibangun tetapi koperasi belum memiliki perencanaan usaha yang jelas, hal itu justru berpotensi menimbulkan masalah bagi pengurus koperasi ke depan,” ujar Eko.

Ia menambahkan, hal tersebut dilakukan agar keberadaan gerai KKMP benar-benar memberikan manfaat ekonomi dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Delapan Lembaga Teken MoU Sistem Peradilan Pidana Terpadu Berbasis TI

Sebagai contoh, Eko menyebut saat ini sedang berlangsung pembangunan gerai KKMP di wilayah Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Lokasi tersebut dinilai siap karena unit usaha koperasinya telah berjalan dan memiliki arah bisnis yang jelas, sehingga pembangunan gerai layak dilakukan.

“Fokus kami saat ini adalah penguatan pengurus koperasi. Ketika usahanya sudah berjalan dan perencanaannya jelas, pembangunan gerai akan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, rencana pembangunan KKMD di Kota Kediri total sebanyak 146. Namun, rencana tersebut mendapat sorotan dari pihak Kodim 0809/Kediri, terutama terkait kendala penyediaan lahan salah satunya di wilayah Kecamatan Pesantren.

Adapun seluruh lahan yang tersedia merupakan aset milik Pemkot Kediri, sehingga proses pemanfaatannya harus melalui mekanisme dan kewenangan Pemkot, yang berdampak pada lambannya realisasi pembangunan gerai di beberapa titik.

BACA JUGA  23 Kepala SMK Negeri-Swasta se-Banjarmasin Studi Pendidikan ke SMK Wikrama Bogor

Menanggapi hal tersebut, pihak Kodim 0809/Kediri yang diwakili Kasdim Mayor Inf Yuliadi Purnomo, menegaskan tetap mendorong kesiapan lahan agar dapat terealisasi secepatnya di bangun gerai KKMP. (CN)