Perjuangan Phang Mui Jun, Perantau Asal Singkawang Bermental Baja Raih Gelar Sarjana Manajemen

Perjuangan Phang Mui Jun, Perantau Asal Singkawang Bermental Baja Raih Gelar Sarjana Manajemen
Phang Mui Jun, S.M., usai Wisuda Sarjana Manajemen STIE Widyamandala Tahun 2025 di Jakarta, Sabtu (22/11/2025). (Foto: Istimewa)

“Jangan takut bermimpi, dan jangan pernah merasa perjalanan belajar itu berat. Jika saya yang sudah tidak muda lagi bisa menyelesaikan kuliah, maka kalian yang lebih muda pasti bisa melampaui apa pun yang kalian cita-citakan.”

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Perjuangan Phang Mui Jun, perantau asal Singkawang, Kalimantan Barat, yang dikenal bermental baja, akhirnya berbuah manis setelah ia resmi meraih gelar Sarjana Manajemen (S.M.) dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wiyatamandala. Dalam prosesi wisuda yang digelar Sabtu (22/11/2025), pria yang akrab disapa Ko Ajun itu tercatat sebagai salah satu wisudawan tertua di program studi Manajemen.

Bagi Phang Mui Jun, pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak mengenal usia. Kesibukannya sebagai pengusaha tidak menghalangi langkahnya untuk kembali ke bangku kuliah. Ia mengaku tak pernah merasa malu atau canggung, justru semakin terpacu untuk menyelesaikan setiap tahap perkuliahan mulai dari mengikuti kelas, mengerjakan tugas, menyusun skripsi, hingga menempuh sidang akhir.

BACA JUGA  SMPN 4 Pasuruan Raih Juara 1 di Ajang Anugerah Guru Prima 2024

Phang Mui Jun menyampaikan bahwa proses belajar kembali di usia matang memberikan pengalaman yang sangat berharga. Ia belajar tentang disiplin, ketekunan, serta kemampuan mengatur waktu di tengah aktivitas usaha yang padat.

“Selama kuliah, saya justru merasa semakin bersemangat. Dunia pendidikan membuka cara pandang baru dan memperkaya pola pikir saya,” ujar Ko Ajun dalam keterangan tertulis, Minggu (23/11/2025).

Dalam momen wisuda tersebut, Phang Mui Jun memberikan pesan inspiratif kepada generasi muda. Ia menegaskan bahwa kesempatan tidak datang dua kali, namun tekad dapat diciptakan kapan pun.

“Jangan pernah menyerah dan jangan menunda. Kalau saya yang sudah tidak muda saja bisa menyelesaikan kuliah, kalian yang masih muda tentu bisa jauh lebih baik,” kata owner Tunas Jaya Tour itu.

Gelar Sarjana Phang Mui Jun dan Sosok di Baliknya

Perjuangan Phang Mui Jun, Perantau Asal Singkawang Bermental Baja Raih Gelar Sarjana Manajemen
Phang Mui Jun, S.M., bersama istri tercinta saat menghadiri Wisuda Sarjana Manajemen STIE Widyamandala Tahun 2025 di Jakarta, Sabtu (22/11/2025). (Foto: Istimewa)

Ia pun tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada keluarga yang selalu mendukung proses pendidikannya. Secara khusus, ia memberikan apresiasi kepada Prof. Dr. Darmadi Durianto yang telah membuka kesempatan baginya untuk melanjutkan pendidikan hingga akhirnya meraih gelar sarjana.

BACA JUGA  Patuh Prokes Jadi Kunci Anak Bisa Aman selama PTM

Apresiasi juga disampaikan kepada pimpinan dan seluruh civitas akademika STIE Wiyatamandala, para dosen yang telah membimbingnya dengan sabar. Kemudian rekan-rekan mahasiswa yang telah menjadi bagian dari perjalanannya hingga meraih gelar sarjana.

“Terima kasih banyak semua, mohon maaf meski tak dapat saya sebutkan satu-persatu, wisuda ini merupakan salah satu momen terindah dalam hidup saya,” ucapnya.

“Jangan takut bermimpi, dan jangan pernah merasa perjalanan belajar itu berat. Jika saya yang sudah tidak muda lagi bisa menyelesaikan kuliah, maka kalian yang lebih muda pasti bisa melampaui apa pun yang kalian cita-citakan,” sambung Ko Ajun.

Ucapan selamat dari berbagai kalangan pun berdatangan atas gelar Sarjana Manajemen yang diraih Phang Mui Jun, termasuk dari relasi usaha dan para kolega sesama perantau asal Kalimantan Barat.

BACA JUGA  Momen Haru Baim Wong dan Paula Verhoeven di Wisuda Anak

“Sekali lagi, terima kasih banyak. Semoga perjuangan Pak Ajun ini dapat menginspirasi semua pihak, khususnya generasi muda. Saya tidak bermaksud menyombongkan diri karena berhasil menyandang gelar sarjana. Yang terpenting adalah bahwa mimpi tidak pernah kedaluwarsa. Dengan tekad, kerja keras, dan keberanian untuk terus belajar, setiap orang dapat meraih pencapaian baru dalam hidupnya, apa pun usia dan latar belakangnya. Semoga ilmu yang saya peroleh dapat membawa manfaat,” tuturnya.(01)