SIDOARJO – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Ketua DPRD Sidoarjo H. Abdillah Nasih SM, terus mengikuti perkembangan bantuan korban yang masih terjebak di reruntuhan bangunan mushala Ponpes Al Khoziny. Selain itu dirinya juga memastikan korban yang dirawat RSUD RT Notopuro Sidoarjo, telah mendapatkan penanganan medis dengan baik.
Oleh karenanya, Abdillah Nasih menyempatkan diri untuk membezuk para korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit RSUD RT Notopuro Sidoarjo. Kamis (02/0/2025)
Pantauan dilapangan, Abdillah Nasih, didampingi okeh Ketua Fraksi PKB Dhamroni Chudlori dan beberapa anggota, yang di antaranya M. Abud Asyrofi, M. Rojik, Atok Ashari dan Sutadji.
“Alhamdulillah, secara umum semua korban sudah mendapat penanganan dengan baik di RSUD Sidoarjo. Tidak ada keluhan, justru mereka menunjukkan ketabahan dan semangat yang luar biasa,” ujar Cak Nasih panggilan akrab Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo.
Syailendra Haical. Bocah berusia 13 tahun itu saat dievakuasi kondisinya dalam keadaan kelaparan, setelah terjebak di reruntuhan bangunan selama tiga hari, kini kondisi kesehatannya terus-menerus membaik.
“Dia sudah bisa berbicara dengan lancar. Semangatnya luar biasa, bahkan dia berkeinginan untuk bisa segera pulang ke pondok untuk sekolah,” ungkap Nasih.
Dalam kesempatan itu, Cak Nasih bersama rombongan juga membesuk beberapa korban lainnya. Salah satunya yaitu Abdul Rozi yang terpaksa kakinya harus diamputasi.
“Ketabahan dan keihklasan mereka yang luar biasa. Demikian juga pihak keluarga korban, bahwa semua itu adalah musibah dan atas takdir-NYA dan Mereka menerima dengan ihklas,” tambahnya.
Menurut informasi saat ini masih terdapat 13 korban yang dirawat di RSUD Sidoarjo. Selain harus mendapat harus pengobatan terbaik, Dhamroni Chudlori menambahkan juga pentingnya dilakukan penyembuhan trauma. Yaitu suatu tindakan proses pemulihan dari luka batin dan dampak emosional atau pengalaman traumatis akibat terjadinya musibah.
“Itu juga akan kami komunikasikan dengan pemangku kepentingan, khususnya dengan dinas kesehatan. Dari PKB pun siap menerjunkan kadernya untuk terlibat langsung dalam program trauma healing,” pungkas Dhamroni. (ACZ)


