ASAHAN, SUMUT – SUDUTPANDANG.ID | Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan keluarga melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) bulanan yang digelar pada November 2025. Kegiatan ini melibatkan perwakilan PKK dari kecamatan, desa, hingga kelurahan, dengan fokus utama pada peningkatan kesejahteraan perempuan dan penguatan peran dasawisma.
Rakornis menegaskan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, yang secara langsung berdampak pada peningkatan kualitas hidup keluarga. Program tersebut mencakup bidang pendidikan keluarga, kesehatan, ekonomi rumah tangga, serta ketahanan keluarga.
Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Arifin Sinaga, M.H., yang hadir mewakili Bupati Asahan, menekankan bahwa keluarga merupakan fondasi utama pembangunan masyarakat. “TP PKK memiliki peran strategis dalam membentuk keluarga yang mandiri, berdaya, dan tangguh,” ujarnya.
Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Keberhasilan
Dalam sesi teknis, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Asahan, Darwinsyah Lubis, S.STP, menekankan pentingnya kolaborasi antara TP PKK, pemerintah desa, serta perangkat daerah lainnya. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan program PKK menyentuh langsung masyarakat hingga tingkat dasawisma.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, membagikan refleksi positif atas partisipasi kontingen Asahan dalam Jambore HKG PKK Sumatera Utara 2025. Ia menyebut kegiatan tersebut telah meningkatkan motivasi dan kompetensi para kader PKK di daerahnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Ny. Yusnila bersama Ny. Juni Rianto menyerahkan hadiah kepada para juara lomba yang digelar dalam rangkaian Jambore. Hadiah berupa uang tunai, piagam, piala, hingga dua ekor kambing diberikan sebagai dukungan moral dan material bagi kader yang berprestasi.
Inovasi POC dari Sampah Dapur untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Salah satu poin penting dalam Rakornis adalah penyampaian edukasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Asahan. Elfin Efendi, S.STP., MP dan Sudarsono, SP memperkenalkan inovasi Pupuk Organik Cair (POC) yang dapat diproduksi dari urine buah dan sampah dapur.
Inovasi ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas pekarangan keluarga, menjaga kesuburan tanah, serta mendukung pertanian rumah tangga berkelanjutan. Penerapan POC juga selaras dengan semangat gerakan hidup bersih dan ekonomi produktif keluarga yang selama ini digaungkan oleh TP PKK.
Aksi Nyata untuk Pembangunan Inklusif
Melalui Rakornis ini, TP PKK Kabupaten Asahan bersama seluruh stakeholder terkait didorong untuk segera bertindak (Action). Langkah konkret yang diharapkan mencakup penguatan koordinasi, pengembangan program inovatif, serta pemastian bahwa setiap kegiatan pemberdayaan memberikan dampak nyata di tingkat desa dan kelurahan.
Fokus pada penguatan ketahanan keluarga dan peningkatan kualitas hidup masyarakat diharapkan menjadi pondasi utama dalam mewujudkan pembangunan sosial yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan di Bumi Asahan. (ma)

