MATARAM, SUDUTPANDANG.ID – PT Cipta Rezeki Utama menerima penghargaan dari SD Guthrie sebagai salah satu agen penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbaik di Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui jalur zero cost. Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen perusahaan dalam memastikan pemenuhan prosedur serta kualitas pekerja yang ditempatkan.
Penghargaan diserahkan langsung oleh CEO SD Guthrie bersama perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kepada Presiden Direktur PT Cipta Rezeki Utama, Firman Akbar Sopyan, dalam acara majelis apresiasi bersama Gubernur NTB dan agen perekrutan SD Guthrie Berhad, Kamis (12/2/2026).
Komisaris Utama PT Cipta Rezeki Utama, H. Edy Sopyan, menyampaikan apresiasi atas komitmen SD Guthrie dalam menjalankan perekrutan yang beretika dan tanpa biaya.
“Ini bentuk penghargaan kepada mitra penempatan di NTB. Selama ini SD Guthrie telah membuktikan komitmennya dalam perekrutan zero cost, yang sejalan dengan upaya perlindungan PMI,” ujarnya.
Ia mengatakan, pihaknya siap memprioritaskan warga yang masuk kategori miskin ekstrem untuk ditempatkan melalui jalur resmi dan prosedural.
Menurutnya, dengan adanya skema zero cost, tidak ada alasan bagi masyarakat untuk berangkat secara ilegal.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan proses penempatan berjalan transparan dan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat NTB,” kata Edy, yang juga menjabat Ketua APJATI NTB.
Berdasarkan data Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) tahun 2025, PT Cipta Rezeki Utama masuk peringkat 10 besar nasional sebagai perusahaan penempatan PMI yang paling banyak mengirim ke Malaysia dari sekitar 500 perusahaan di seluruh Indonesia.
“Alhamdulillah, kami masuk urutan 10 besar secara nasional sebagai perusahaan yang banyak mengirim PMI tujuan Malaysia,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Unit Tenaga Kerja SD Guthrie, Badrul Hisham bin Ismail, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB atas dukungan dalam menyukseskan program perekrutan yang prosedural dan transparan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BP3MI, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram, serta agen perusahaan penempatan PMI di NTB.
“Hari ini kami memberikan penghargaan kepada Pemerintah NTB yang telah banyak membantu SD Guthrie dalam menyukseskan program perekrutan beretika dan zero cost. Kami berharap kerja sama ini dapat terus dilanjutkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, skema tanpa biaya menjadi peluang bagi masyarakat NTB, khususnya kelompok kurang mampu, untuk bekerja di Malaysia tanpa mengeluarkan biaya.
“Ini peluang bekerja di Malaysia tanpa perlu mengeluarkan biaya. Kami juga menyambut baik usulan Kepala Dinas untuk membantu golongan yang tidak mampu agar bisa mendapatkan pekerjaan ini,” katanya.(Ilham/01)

