SUMUT, SUDUTPANDANG.ID – PTPN IV PalmCo menyatakan komitmennya mendukung program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang digagas oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah menurunkan angka stunting, khususnya di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun I, Desa Sei Bamban, Senin (15/9). Acara diawali dengan peresmian hasil bedah rumah bagi keluarga penerima manfaat atas nama Alfian, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial dan paket gizi.
Regional Head Regional I PTPN IV PalmCo, Rudianto, mengatakan, keterlibatan perusahaan dalam program Genting bukan hanya bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), tetapi juga sebagai bentuk nyata kontribusi PalmCo dalam memperbaiki kualitas kesehatan generasi bangsa.
“Mudah-mudahan langkah ini memberi dampak positif bagi pemangku kepentingan lain untuk bersama-sama bergerak mewujudkan anak-anak yang sehat,” ujar Rudianto, dalam keterangannya, Senin (15/9/2025).
Sejak dua tahun terakhir, PTPN IV PalmCo telah membina sedikitnya 2.444 anak asuh stunting melalui pemberian makanan tambahan bergizi.
Pada tahun ini, dukungan berlanjut dengan penyediaan makanan tambahan gratis selama enam bulan, terhitung mulai Agustus 2025.
“Ini bentuk komitmen PTPN IV dalam menurunkan angka stunting. Program Genting menjadi jembatan bagi kami untuk ikut serta dalam perbaikan gizi masyarakat,” katanya.
Kolaborasi Multipihak
Kepala BKKBN Provinsi Sumut, Dr. Fatmawati, menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga saja. Kompleksitas penyebab stunting menuntut kolaborasi multipihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat.
“Kami masih berjibaku menurunkan angka stunting. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensinya masih di angka 22 persen. Targetnya bisa turun hingga 14 persen, tentu ini butuh dukungan semua pihak,” jelasnya.
Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Adlin Tambunan, yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Genting.
Dalam sambutannya, Adlin menekankan bahwa stunting masih menjadi persoalan serius di Sergai. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di daerahnya tercatat 19 persen, meningkat 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Stunting adalah persoalan besar yang harus kita tuntaskan bersama. Jika tidak, generasi yang lahir akan tumbuh dengan keterbatasan fisik dan kecerdasan, yang pada akhirnya menghambat produktivitas dan pertumbuhan ekonomi,” tegas Adlin.
Program Genting
Program Genting diluncurkan secara serentak oleh BKKBN pada 5 Desember 2024. Program ini mendorong peran serta masyarakat, termasuk dunia usaha, untuk menjadi orang tua asuh dalam mengatasi persoalan stunting.
Berdasarkan data BKKBN RI, hingga Juli 2025 program ini telah membantu 229 ribu anak asuh di seluruh Indonesia dengan total bantuan mencapai Rp226 miliar.
Dengan dukungan sektor swasta seperti PTPN IV PalmCo, pemerintah berharap target penurunan angka stunting nasional dapat tercapai sesuai rencana pembangunan jangka menengah.(PR/01)










