JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Raline Shah mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital. Keputusan tersebut disampaikan melalui pernyataan yang diunggah di Instagram Story dan berlaku efektif mulai 13 Oktober 2026.
Raline menjelaskan, keputusan mundur dari lingkungan pemerintahan itu diambil setelah melalui pertimbangan matang. Kesibukan serta komitmen lain yang dijalaninya membuat ia merasa tidak dapat memberikan perhatian dan tanggung jawab secara optimal terhadap tugas sebagai staf khusus menteri.
Meski mengakhiri penugasannya, Raline menyampaikan terima kasih kepada Menkomdigi Meutya Hafid atas kepercayaan yang telah diberikan. Ia juga berharap tetap dapat berkontribusi bagi Indonesia melalui kapasitas yang berbeda.
Dalam pernyataannya, Raline mengungkapkan bahwa kesempatan menjadi bagian dari pelayanan publik merupakan pengalaman berharga. Penugasan tersebut juga memberinya perspektif baru mengenai cara pemerintah menghadapi berbagai persoalan masyarakat.
“Terima kasih yang mendalam atas kepercayaan dan kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menjalankan tugas sebagai Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kemitraan Global dan Edukasi digital kepada Ibu Meutya Hafid,” tulis Raline.
Ia mengaku tidak mengambil keputusan untuk mundur secara terburu-buru. Setelah melalui refleksi pribadi, Raline menilai kesibukan dan komitmen lainnya tidak lagi selaras dengan tanggung jawab yang harus dijalankan sebagai staf khusus.
“Kini saya menghadapi situasi yang sulit karena kesibukan dan komitmen saya yang lain tidak menunjukkan keselarasan saya dengan tugas saya sebagai Staf Khusus,” jelasnya.
Menurut Raline, jabatan tersebut membutuhkan perhatian dan komitmen besar. Ia merasa belum memiliki kapasitas yang cukup untuk menjalankan tugas itu secara maksimal, baik saat ini maupun dalam waktu dekat.
“Saya memahami jabatan Staf Khusus Menteri ini adalah sebuah tanggung jawab yang membutuhkan perhatian dan komitmen lebih dimana saat ini dan dalam waktu dekat saya tidak mempunyai kapasitas untuk memberikannya dengan optimal. Maka atas pertimbangan hal tersebut, atas persetujuan Ibu Menteri yang saya hormati, saya mengundurkan diri,” ungkapnya.
Raline turut menggambarkan penugasannya di Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai sebuah kehormatan sekaligus kesempatan untuk belajar mengenai pelayanan publik.
“Menjadi bagian dari perjalanan berkerja di pelayanan publik merupakan kehormatan sekaligus pengalaman dan pelajaran yang tak ternilai,” ungkapnya.
Walaupun tidak lagi menjabat sebagai staf khusus, Raline berharap hubungan baik dengan jajaran Kementerian Komunikasi dan Digital tetap terjaga.
Ia juga menegaskan keinginannya untuk tetap memberikan kontribusi bagi Indonesia, meskipun tidak lagi menjalankan peran di kementerian.
“Saya berharap hubungan baik dan semangat untuk terus memberikan kontribusi bagi Indonesia dapat tetap terjaga meskipun dalam kapasıtas saya yang berbeda,” tuturnya.
Raline juga menyatakan kesediaannya untuk mendukung proses transisi tanggung jawab dan berbagai kegiatan yang masih berjalan agar program kementerian tetap berlanjut.
Menanggapi pengunduran diri tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan apresiasi atas kontribusi Raline selama menjalankan tugas di kementerian.
“Kami mengapresiasi kontribusi Raline selama menjalankan tugasnya di Kementerian dan menghormati keputusannya untuk melanjutkan perjalanan profesionalnya,” ujar Meutya.
Menurut Meutya, Raline turut berperan dalam memperkuat kemitraan global serta mendorong edukasi dan literasi digital di Indonesia.
Kontribusi tersebut termasuk dukungan terhadap sejumlah inisiatif Kementerian Komunikasi dan Digital yang berkaitan dengan keamanan digital dan perlindungan anak.
“Kami tetap berterima kasih atas dukungan Raline terhadap agenda transformasi digital Indonesia,” lanjutnya.
Pengunduran diri Raline berlaku efektif pada 13 Oktober 2026. Proses transisi tanggung jawab dan kegiatan yang masih berjalan akan tetap didukung guna menjaga keberlanjutan program kementerian.
Diketahui Raline Shah mulai menjabat sebagai Staf Khusus Menkomdigi Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital pada Januari 2025. Dalam posisi tersebut, ia mendapat penugasan dari Meutya Hafid untuk membantu memperkuat kemitraan global serta menjalankan inisiatif edukasi digital.
Sebelum terjun ke pelayanan publik, Raline lebih dikenal sebagai aktris dan model. Perempuan kelahiran 4 Maret 1985 itu telah berkarier di industri hiburan Indonesia sebelum dipercaya menduduki posisi staf khusus di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital.
Raline juga merupakan putri pengusaha sekaligus mantan senator asal Sumatera Utara, Rahmat Shah.
Keputusan mundur dari jabatan staf khusus menandai berakhirnya penugasan Raline di Kementerian Komunikasi dan Digital. Meski demikian, ia menyatakan tetap ingin berkontribusi bagi Indonesia melalui peran dan kapasitas yang berbeda pada masa mendatang.(04)











