Satgas Anti-Premanisme Dibentuk di Terminal Kampung Rambutan-Pulogadung

Deklarasi pembentukan Satgas Anti-Premanisme di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu (7/12/2022). FOTO:dok.Ant

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Polres Metro Jakarta Timur membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti-Premanisme di dua terminal bus wilayah tersebut, yakni Terminal Kampung Rambutan dan Pulogadung.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Budi Sartono di Jakarta, Kamis (8/12/2022) mengatakan pembentukan Satgas itu karena adanya laporan dari masyarakat yang resah terhadap aksi premanisme di lingkungan terminal.

Kemenkumham Bali

“Jangan sampai wilayah kita menjadi tidak aman. Makanya saya perintahkan, setelah ada deklarasi ini benar-benar dijaga, jangan hanya formalitas,” katanya.

Kapolres menambahkan pembentukan Satgas itu juga dilakukan untuk pengamanan jelang Hari Natal dan Tahun Baru 2023.

Ia mengatakan bahwa warga masih mengeluhkan adanya aksi pemalakan terhadap penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP), calo tiket dan copet yang berkeliaran di Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Pulogadung.

BACA JUGA  Kebakaran di Komplek Bulog Pulogadung, Satu Orang Tewas

“Jika ada warga yang menemukan tindak premanisme, langsung laporkan. Bila perlu, kita kerahkan pengerahan tim lebih besar, kalau memang ada potensi mereka (pelaku premanisme) melawan,” katanya menegaskan.

Ia menjelaskan Satgas Anti-Premanisme itu beranggotakan tim gabungan dari anggota Polsek, Polres, Sudin Perhubungan, Kodim, Satpol PP Jakarta Timur, hingga Pokdar Kamtibmas.

Tim gabungan tersebut bertugas melakukan patroli di sepanjang area Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Pulogadung untuk mencegah gangguan keamanan.

Budi Sartono berharap dengan adanya Satgas Anti-Premanisme dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat yang hendak menggunakan transportasi umum bus.

Kepala Terminal Kampung Rambutan, Yulza Ramadhoni mengatakan pencegahan tindak premanisme itu termasuk fokus dalam pengamanan menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2023

BACA JUGA  Ambulans Bergambar Megawati dan Puan Maharani Terbakar di Rawamangun

“Kita menjamin keamanan dan kenyamanan calon penumpang. Untuk pengamanan agenda akhir tahun itu biasanya ada 50 personel gabungan yang akan disiagakan selama 24 jam,” katanya. (02/Ant)

Tinggalkan Balasan