MAGELANG, SUDUTPANDANG.ID – Muhammad Suryo, bos rokok HS, membawa kabar membahagiakan bagi ribuan karyawannya. Tahun ini, ia akan memberangkatkan 150 karyawan untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci sebagai bentuk rasa syukur setelah selamat dari kecelakaan yang sempat membuatnya kritis.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Suryo saat mengunjungi pabrik rokok HS di Muntilan, Magelang, pada Jumat (27/3/2026). Dalam kesempatan itu, ia mengaku program umrah kali ini menjadi ungkapan terima kasih atas doa dan dukungan para karyawan.
“Ini bentuk syukur saya dan rasa terima kasih atas doa dan dukungan dari panjenengan semua. Kalian adalah penyemangat dan yang membuat saya tegar menghadapi cobaan ini. Saya minta terus doakan istri saya semoga husnul khatimah,” kata Suryo sambil terisak.
Program pemberangkatan karyawan untuk umrah sebenarnya sudah rutin dilakukan setiap tahun. Namun, tahun ini jumlah karyawan yang diberangkatkan jauh lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Selain itu, Suryo juga mengumumkan fasilitas baru bagi karyawan disabilitas yang bekerja di pabriknya. Ia berencana menyiapkan mess atau tempat tinggal khusus, terutama bagi karyawan yang berasal dari luar daerah seperti Jogja dan Magelang.
“Untuk kawan-kawan disabilitas yang sudah bekerja, akan kami buatkan mess khusus di sini. Kami juga akan terus menerima karyawan disabilitas dari manapun dan berapapun jumlahnya. Ayo kawan-kawan disabilitas di seluruh Indonesia, bergabung bersama kami. Semua bisa bekerja di sini tanpa ada syarat apapun,” katanya.
Kedatangan Suryo disambut haru oleh ribuan karyawan. Banyak dari mereka yang merasa lega karena Suryo berhasil pulih setelah mengalami kecelakaan tragis yang menewaskan istrinya, Anis Syarifah.
“Saat dengar pak Suryo kecelakaan, kami semua langsung khawatir. Apalagi mendengar Bu Anis sampai meninggal dan kondisi Pak Suryo kritis. Kami cuma bisa nangis dan lemas. Alhamdulilah hari ini pak Suryo sudah sehat dan kembali bisa bersama kami,” ucap salah satu karyawan, Sundari.
Sundari juga mengaku sangat bersyukur karena Suryo dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap kesejahteraan karyawannya.
“Semoga pak Suryo selalu sehat. Pak Suryo orang baik, beliau sangat mementingkan kesejahteraan kami,” kata Sundari.
Hal serupa disampaikan Tika, karyawan disabilitas asal Temanggung. Ia merasa kesempatan bekerja di pabrik rokok HS menjadi hal yang sangat berarti bagi dirinya dan rekan-rekannya.
“Jasa pak Suryo begitu besar. Karena beliau, kami teman-teman disabilitas bisa mendapat kesempatan bekerja di sini,” ucapnya.
Tenyria Swastika, karyawan disabilitas lainnya asal Magelang, juga berharap perusahaan tersebut terus berkembang agar semakin banyak penyandang disabilitas yang bisa bekerja.
“Semoga HS semakin jaya sehingga semakin banyak kawan-kawan disabilitas yang diterima bekerja. Matur nuwun atas kesempatan dan segala fasilitas berupa mess yang diberikan pada kami,” ucap Tenyria Swastika.
Sebelumnya, Muhammad Suryo sempat menjadi sorotan publik setelah mengalami kecelakaan di Perempatan Mlangsen, Temon, Kulon Progo, DIY, pada Ahad (1/3/2026). Dalam kejadian itu, Suryo sempat dirawat intensif, sementara sang istri meninggal dunia.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak Suryo juga memastikan seluruh biaya pengobatan korban lain ditanggung hingga pulih, termasuk menanggung biaya pendidikan seorang anak korban hingga jenjang perguruan tinggi.(PR/04)










