Serangan AS-Israel Disebut Terorisme, Iran Serukan Solidaritas Internasional

Avatar photo
Serangan AS-Israel Disebut Terorisme, Iran Serukan Solidaritas Internasional
Warga Iran tumpah ruah di hampir seluruh kota untuk mengekspresikan duka mereka usai Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan Amerika Serikat-Israel.(Foto: Dok. EPA-EFE/Shutterstock)

SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Iran mengecam keras serangan militer yang dituding dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat tinggi negara. Teheran menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk terorisme negara dan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

Dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Iran pada Minggu (1/3/2026), serangan yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026) dini hari waktu setempat dinilai melanggar prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan norma dasar hubungan antarnegara berdaulat.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa penggunaan kekuatan militer terhadap pimpinan negara berdaulat tidak dapat dibenarkan dalam sistem hukum internasional. Teheran menilai serangan tersebut sebagai preseden berbahaya yang mengancam stabilitas global dan tatanan hukum internasional.

BACA JUGA  Dukung Zionis Israel, Jelang Pemilu 2024 Muslim AS Luncurkan Kampanye Anti-Biden

Serangan rudal dilaporkan menyasar sejumlah wilayah strategis di ibu kota Teheran, termasuk kawasan di sekitar kediaman Pemimpin Tertinggi dan kompleks istana kepresidenan. Media Iran melaporkan bahwa serangan tersebut menyebabkan korban jiwa di kalangan pejabat tinggi negara.

Eskalasi ini terjadi di tengah berlangsungnya perundingan tidak langsung antara kedua negara mengenai pembatasan program nuklir Iran, dengan imbalan pencabutan sanksi. Perundingan yang dimediasi Oman itu memasuki putaran ketiga di Jenewa pada Kamis (26/2/2026), sebelum ketegangan meningkat tajam.

Pemerintah Iran memandang serangan tersebut sebagai upaya menggagalkan jalur diplomasi yang tengah ditempuh. Teheran menyerukan solidaritas internasional dan mendesak komunitas global untuk mengecam tindakan yang dinilai melanggar kedaulatan negara.

BACA JUGA  Ketua Umum SMSI-Konselor Kebudayaan Kedubes Iran Tandatangani MoU Kerja Sama

Sementara itu, Indonesia turut menyoroti eskalasi konflik di Timur Tengah. Presiden Prabowo Subianto menyatakan pentingnya menahan diri dan mengedepankan penyelesaian melalui jalur diplomasi. Pemerintah Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk berperan sebagai mediator guna mendorong dialog antara pihak-pihak terkait.

Ali Khamenei

Menurut laporan kantor berita Fars News Agency, Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan meninggal dunia saat berada di kantornya di kompleks kediaman resmi Pemimpin Tertinggi di Teheran ketika serangan udara terjadi pada Sabtu (28/2/2026) dini hari.

Sumber dari Israel sebelumnya menyatakan bahwa serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel menargetkan jajaran tertinggi kepemimpinan Iran, termasuk Khamenei.

Citra satelit yang dirilis Airbus menunjukkan kepulan asap hitam membumbung dari kompleks tersebut, dengan sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan berat.(red)

Sumber: Sputnik