KEDIRI, SUDUTPANDANG.ID – SMPN 2 Mojo menjadi salah satu sekolah yang menerima perangkat Interactive Flat Panel (IFP) atau smartboard sebagai penunjang kegiatan pembelajaran di kelas. Dalam sambutanya, Kepala SMPN 2 Mojo, Heri Susanto, menyampaikan bahwa kehadiran teknologi ini diharapkan dapat menambah ketertarikan siswa terhadap materi pelajaran serta membantu guru menyajikan pembelajaran dengan cara yang lebih efektif.
“IFP ini nanti bisa membuat anak-anak lebih tertarik untuk belajar dengan berbagai kemudahannya. Bapak dan Ibu guru juga akan lebih mudah dalam mengajar dan menjelaskan materi kepada anak-anak,” ujar Heri Susanto, Kamis (19/11/2025).
Menurut Heri, perangkat pintar tersebut telah dirakit dan disiapkan setelah diterima sekolah sekitar satu minggu sebelumnya.
“Mulai hari ini, pihak sekolah melakukan sosialisasi kepada para guru sebelum digunakan sepenuhnya oleh para siswa,” terangnya.
“Interactive Flat Panel memiliki beragam fitur yang mudah digunakan. Fungsinya seperti laptop atau HP, sangat familiar bagi anak-anak. Fitur-fiturnya juga lengkap,” tambahnya.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh materi pelajaran dapat diakses langsung melalui koneksi internet.
“IFP ini sudah online. Jadi materi-materi pembelajaran bisa langsung dicari melalui Google. Kalau ada materi yang lebih baik, bisa langsung kita download,” katanya.
Lebih jauh, pemanfaatan IFP juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan siswa terhadap penggunaan ponsel yang selama ini sulit dikendalikan.
“Dengan IFP, penggunaan HP bisa dikurangi karena kadang anak-anak mengakses hal yang tidak diperlukan. Jadi nanti lebih fokus pada kegiatan belajar mengajar,” tambahnya.
Meski demikian, Heri mengungkapkan bahwa sekolah masih membutuhkan tambahan unit perangkat serupa. Saat ini SMPN 2 Mojo baru menerima satu unit sehingga penggunaannya harus dijadwalkan secara bergiliran.
“Harapan kita nanti tidak hanya satu. Karena satu sekolah baru dapat satu, jadi anak-anak tidak bisa semua menggunakan. Ke depan semoga bisa ditambah lagi agar lebih bermanfaat,” pungkasnya.
Sebagai informasi, penyediaan IFP atau smartboard merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto. Melalui program Digitalisasi Pembelajaran Nasional, pemerintah menargetkan seluruh sekolah di Indonesia akan mendapatkan fasilitas tersebut.
Teknologi IFP dirancang untuk menggantikan papan tulis tradisional dan mendukung pembelajaran yang lebih interaktif serta efisien.(CN/04)










