Timnas Hockey Putri Indonesia Kalah 0-7 dari Jepang

Timnas Hockey Field Putri Indonesia
Timnas Hockey Field Putri Indonesia mengawali Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menghadapi Jepang di Gifu Prefektural Green Stadium, Jumat (19/9/2026). (Foto: AHF/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Timnas Hockey Field Putri Indonesia mengawali perjuangannya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan kekalahan 0-7 dari tuan rumah Jepang.

Laga Pool B tersebut berlangsung di Gifu Prefektural Green Stadium, Nagoya, Jepang, Jumat (19/9/2026).

Indonesia mampu memberikan perlawanan pada awal pertandingan. Pasukan Srikandi bahkan berhasil menjaga gawangnya tetap tidak kebobolan hingga kuarter pertama berakhir.

Jepang baru mampu memecah kebuntuan pada kuarter kedua. Tuan rumah mencetak satu gol untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0. Keunggulan tersebut menjadi momentum bagi Jepang untuk meningkatkan tekanan pada dua kuarter berikutnya.

Memasuki kuarter ketiga, Jepang semakin agresif dalam membangun serangan. Tekanan yang diberikan membuat pertahanan Indonesia bekerja lebih keras. Tuan rumah kemudian mencetak tiga gol tambahan sehingga keunggulan berubah menjadi 4-0.

Situasi serupa terjadi pada kuarter keempat. Jepang tetap mempertahankan intensitas permainan dan kembali mencetak tiga gol. Hingga pertandingan berakhir, Indonesia tidak mampu membalas sehingga Jepang menutup laga dengan kemenangan 7-0.

Pelatih Timnas Hockey Field Putri Indonesia, Muhammad Dhaarma Raj, menilai hasil tersebut menjadi pengalaman penting bagi para pemain. Menurut dia, Jepang memiliki pengalaman dan kualitas yang berada di level tinggi karena rutin tampil dalam kompetisi internasional, termasuk Piala Dunia dan Olimpiade.

BACA JUGA  Ancelotti Akui Madrid Kesulitan, Kalahkan Granada 1-0

“Jepang diperkuat pemain-pemain kelas dunia. Jadi, kekalahan ini wajar dan harus dijadikan pelajaran berharga bagi Timnas Hockey Field Putri Indonesia,” kata Dhaarma Raj.

Meski kalah dengan selisih tujuh gol, Dhaarma Raj memberikan apresiasi terhadap penampilan anak asuhnya pada kuarter pertama. Indonesia mampu menahan serangan Jepang tanpa kebobolan selama 15 menit awal pertandingan.

Kemampuan tersebut menjadi salah satu catatan positif yang dapat dijadikan bahan evaluasi sebelum menghadapi pertandingan berikutnya. Tim pelatih masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam menjaga konsistensi permainan dan kondisi fisik sepanjang pertandingan.

Wakil Ketua Umum PP FHI, Banteng Pringgodani, yang menjadi komentator siaran langsung pertandingan Indonesia melawan Jepang di Studio TVRI Senayan, Jakarta, juga menyoroti aspek fisik pemain.

“Jepang memang kualitasnya di atas. Kondisi fisik Timnas Hockey Field Putri perlu ditingkatkan ke depan. Jadi, mereka bisa tampil all-out dalam empat kuarter,” ujar Banteng.

BACA JUGA  Made Tito Bisa Jadi Pilihan untuk Lini Tengah Bali United

Pertandingan melawan Jepang menjadi ujian awal bagi Indonesia di Pool B. Jepang sebagai tuan rumah mampu memanfaatkan keunggulan permainan untuk mengendalikan pertandingan setelah berhasil membuka keunggulan pada kuarter kedua.

Bagi Indonesia, fokus selanjutnya beralih ke pertandingan kedua fase penyisihan grup. Timnas Hockey Field Putri dijadwalkan menghadapi India pada Senin (21/9/2026).

Dhaarma Raj menyadari pertandingan menghadapi India juga tidak akan mudah. India merupakan salah satu tim yang memiliki ambisi besar dalam persaingan hockey field putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

“Laga melawan India pasti akan berat. Mereka itu targetnya meraih medali emas di Asian Games 2026 sekaligus mendapatkan tiket ke Olimpiade Los Angeles 2028,” kata Dhaarma Raj.

Pertandingan melawan India menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperbaiki sejumlah kekurangan yang terlihat saat menghadapi Jepang. Salah satu perhatian utama adalah kemampuan mempertahankan intensitas permainan selama empat kuarter.

BACA JUGA  Mendagri Tito Serahkan KTP Digital dan KK Kepada WNI di Jepang

Sementara itu, Timnas Hockey Field Putra Indonesia juga akan memulai perjuangannya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Tim putra dijadwalkan menghadapi India pada pertandingan perdana babak penyisihan Pool A, Minggu (20/9/2026).

Dengan demikian, dua tim Indonesia di cabang hockey field akan menghadapi lawan berat pada awal kompetisi. Tim putri sudah menyelesaikan laga pertama melawan Jepang, sedangkan tim putra akan memulai pertandingan sehari setelahnya.

Hasil 0-7 dari Jepang menjadi bagian dari perjalanan Timnas Hockey Field Putri Indonesia di Asian Games 2026. Evaluasi dari laga perdana diharapkan dapat membantu tim memperbaiki penampilan saat menghadapi India dan pertandingan berikutnya di fase grup. (09/AGF)