Tingkatkan Profesionalisme Babinsa, Kodim 0819 Pasuruan Gelar Pendayagunaan Koramil Model TA. 2026

Kodim 0819 Pasuruan saat Gelar kegiatan Pendayagunaan Koramil Model TA. 2026 (Foto Istimewa)

PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Kodim 0819 Pasuruan menggelar kegiatan Pendayagunaan Koramil Model yang dilaksanakan di Markas Koramil 0819/10 Bangil. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari setiap koramil di jajaran Kodim 0819 Pasuruan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit teritorial. Acara ini menjadi semakin signifikan dengan kehadiran tim Pengawasan Kegiatan (Wasgiat) dari Direktorat Pembinaan Latihan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Sdirklat Pusterad) yang meninjau langsung jalannya pelatihan. Senin (25/5/26).

Komandan Kodim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., dalam pernyataannya menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai wujud implementasi visi pimpinan TNI AD. “Sesuai tema, ‘Dengan Pendayagunaan Koramil Model kita tingkatkan TNI AD yang Prima, Profesional, Modern dan Adaptif siap mendukung Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Maju’. Kegiatan ini adalah fondasi untuk mencetak aparat kewilayahan yang handal dan mampu menjawab tantangan tugas di era modern,” ujar Dandim. Beliau berharap Koramil Model dapat berfungsi maksimal sebagai pusat pelatihan dan standarisasi kemampuan bagi para Babinsa.

BACA JUGA  Pangdam V/Brawijaya Dampingi Kunjungan Kerja Menhan RI ke PT Jangkar Surabaya

Kegiatan ini mendapat pengawasan langsung dari tim Sdirklat Pusterad yang dipimpin oleh Kolonel Inf Jon Heriko S.E,. M.M. Kedatangan tim Wasgiat ini bertujuan untuk memastikan seluruh materi, metode, dan sarana latihan berjalan sesuai dengan petunjuk teknis dari komando atas. Selain itu, tim juga bertugas mengevaluasi dan memberikan solusi4 terhadap kendala-kendala yang dihadapi di lapangan, agar fungsi Koramil Model sebagai pusat pelatihan bagi Babinsa di wilayah Kodim 0819 Pasuruan dapat berjalan dengan optimal.

Dalam arahannya kepada seluruh peserta, Kolonel Inf Jon Heriko menekankan agar para Babinsa memanfaatkan waktu pelatihan yang singkat dengan sebaik-baiknya. “Serap seluruh materi yang diberikan oleh para pemateri, jadikan forum ini sebagai wadah diskusi, serta tingkatkan profesionalisme demi memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” pesannya. Dengan adanya sinergi antara penyelenggara dan pengawas, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan Babinsa yang tidak hanya profesional dalam tugas militer, tetapi juga adaptif dan solutif dalam membantu pembangunan di tengah masyarakat.(ACZ)