UMHT dan HWPL Berkolaborasi Bekali Pemuda Jadi Agen Perdamaian lewat Indonesia YEPC

UMHT dan HWPL Berkolaborasi Bekali Pemuda Jadi Agen Perdamaian lewat Indonesia YEPC
Rektor Universitas MH Thamrin, Dr. Ningky Sasanti Munir, M.A., M.B.A., (kiri) menerima cendera mata dari Pimpinan HWPL Jakarta, Widian Sasongko (kanan), sebagai simbol apresiasi pada kegiatan Indonesia YEPC., Kamis (29/1/2026).(Foto: Dok. UMHT)

“Pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa. Melalui penguatan karakter dan dialog lintas perbedaan, diharapkan lahir generasi muda yang mampu menjadi agen perdamaian di tengah keberagaman.”

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Universitas Mohammad Husni Thamrin (UMHT) berkolaborasi dengan Heavenly Culture World Peace & Restoration of Light-International Peace Youth Group (HWPL-IPYG) dalam membekali pemuda agar mampu berperan sebagai agen perdamaian melalui 1st Indonesia Youth Empowerment Peace Class (Indonesia YEPC).

Siaran pers UMHT, Jumat (30/1/2026), menyebutkan kegiatan yang berlangsung Kamis (29/1/2026) menjadi menjadi ruang dialog dan pembelajaran bagi generasi muda dari berbagai latar belakang untuk menanamkan nilai toleransi, harmoni sosial, dan perdamaian.

Indonesia YEPC menghadirkan dua sesi utama Youth Empowerment Peace Class, diskusi kelompok interaktif, serta talk show bertema “Interfaith Harmony Begins With Character”.

BACA JUGA  Alhamdulillah, Kantor Berita MINA Raih BMM Award 2023

Peserta diajak merefleksikan nilai-nilai karakter yang diajarkan dalam ajaran agama masing-masing dan relevansinya dalam menghormati perbedaan.

Diskusi juga menekankan karakter kunci yang harus dimiliki pemuda untuk menjadi agen perdamaian di tengah keberagaman sosial.

HWPL-IPYG, organisasi kepemudaan internasional yang bergerak di bidang perdamaian, berkantor pusat di Seoul, Korea Selatan.

Dalam kegiatan ini, HWPL diwakili oleh Widian Sasongko selaku pimpinan di Jakarta. Organisasi ini berperan aktif mendukung pemuda Indonesia untuk memahami peran strategis mereka dalam menjaga persatuan bangsa.

Rektor UMHT, Dr. Ningky Sasanti Munir, M.A., M.B.A., menyatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi universitas yang tidak hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian sosial.

BACA JUGA  Freeport Serahkan Gedung Sains UNCEN untuk Perkuat Riset dan Pembelajaran di Papua

“Pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa. Melalui penguatan karakter dan dialog lintas perbedaan, diharapkan lahir generasi muda yang mampu menjadi agen perdamaian di tengah keberagaman,” ujarnya.

Kegiatan diikuti pemuda dari berbagai komunitas dan latar belakang. Rangkaian acara dimulai dengan sambutan dan penampilan seni, kemudian berlanjut ke sesi pembelajaran dan diskusi.

Penutupan ditandai dengan penyerahan cendera mata kepada para pembicara dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif dalam mengawal nilai-nilai perdamaian.

Melalui 1st Indonesia Youth Empowerment Peace Class, UMHT dan HWPL-IPYG berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun ekosistem pendidikan yang menumbuhkan kepemimpinan berkarakter, toleransi, dan semangat kolaborasi demi Indonesia yang harmonis dan berkelanjutan.(PR/01)